Berbeda dari ponsel bekas biasa, perangkat refurbished resmi Samsung telah melalui proses pengecekan, perbaikan, dan pengujian ulang di fasilitas resmi perusahaan asal Korea Selatan tersebut sebelum dipasarkan kembali.
Samsung menyebut seluruh unit yang dijual sudah memenuhi standar kualitas dan performa tertentu agar tetap layak digunakan sebagai perangkat harian. Program ini mencakup beberapa model populer, dari Galaxy A36 5G, Galaxy A56 5G, Galaxy S25, hingga Galaxy S25 Ultra.
Kehadiran lini flagship terbaru di pasar refurbished menjadi salah satu hal yang cukup menarik perhatian karena umumnya program seperti ini lebih banyak berisi perangkat generasi lama. Untuk harga, Samsung menawarkan selisih yang lebih rendah dibandingkan dengan unit baru.
Samsung Galaxy A56 5G refurbished varian RAM 8GB, misalnya, dijual sekitar INR31.499 atau sekitar Rp5,7 juta. Sementara versi baru perangkat tersebut dipasarkan sekitar INR33.999 (Rp6,3 juta). Di segmen premium, Galaxy S25 Ultra refurbished kapasitas 256GB dibanderol sekitar INR97.499 atau setara Rp17 jutaan.
Harga tersebut sedikit lebih murah dibanding versi baru yang berada di kisaran INR99.999 (Rp18,4 juta). Samsung menjelaskan bahwa seluruh perangkat Certified Re-Newed telah melewati berbagai tahapan inspeksi, dari pemeriksaan fisik, pengujian fungsi hardware, validasi software, hingga proses pembersihan menyeluruh.
Jika ditemukan komponen bermasalah, perusahaan akan menggantinya menggunakan suku cadang asli Samsung. Selain itu, semua perangkat juga dipastikan sudah di-reset untuk menghapus data pemilik sebelumnya dan diperbarui ke versi software terbaru sebelum dijual kembali ke konsumen.
Samsung turut menyertakan kemasan baru beserta aksesori pendukung seperti kabel USB, SIM ejector, dan buku panduan singkat. Menariknya, perusahaan juga memberikan garansi resmi selama satu tahun yang disebut setara dengan perangkat Galaxy baru.
Langkah ini dinilai menjadi strategi Samsung untuk menjangkau lebih banyak konsumen yang ingin masuk ke ekosistem Galaxy premium tanpa harus membayar harga penuh perangkat baru. Di sisi lain, program refurbished resmi juga dianggap dapat membantu memperpanjang siklus penggunaan perangkat elektronik dan mengurangi limbah teknologi.
Saat ini, program Certified Re-Newed baru tersedia di India melalui situs resmi Samsung setempat. Namun, belum tersedia informasi soal keputusan Samsung untuk memperluas layanan serupa ke pasar lain, termasuk Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News