Perubahan ini diumumkan dan dijelaskan secara detil pada unggahan di blog miliknya pada bulan Juli lalu. Seperti yang digarisbawahi WhatsApp pada bulan lalu, update ini akan membatasi fitur penerusan pesan, fungsi yang telah ditambahkan kepada aplikasi mobile miliknya beberapa tahun lalu. Fungsi ini memungkinkan pengguna meneruskan pesan ke beberapa percakapan sekaligus.
Namun kini, pesan yang diteruskan melalui fitur ini akan dibatasi hingga ke lima percakapan sekaligus. Selain itu, tombol forward cepat di sebelah pesan media juga telah dihapus. Fitur tersebut baru-baru ini diuji di India, lokasi aktivitas penerusan pesan, foto, dan video disebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara lain.
Update tersebut kini telah menghadirkan perubahan tersebut kepada seluruh pengguna WhatsApp di iPhone. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa pembatasan ini akan penentu keputusan WhatsApp untuk mempertahankan jumlah percakapan penerima pesan yang diteruskan.
Sebelumnya, WhatsApp telah menggulirkan fitur picture-in-picture pada aplikasi di perangkat bersistem operasi Android melalui proses pengguliran update yang dilakukan secara bertahap, setelah terlebih dahulu menggulirkan fitur tersebut di perangkat bersistem operasi iOS pada awal tahun 2018 lalu.
Sementara itu, Facebook menemukan cara memonetisasi WhatsApp melalui pengumuman yang menyebut cara baru pelaku bisnis berinteraksi dengan konsumen mereka. Namun, para pelaku bisnis harus membayar untuk mengirimkan pesan tertentu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News