Melalui pembaruan One UI 8.5, Samsung kini mampu menjembatani perbedaan ekosistem dengan Apple, memungkinkan transfer file peer-to-peer yang cepat dan aman.
Rahasia di Balik Kecanggihan Transfer Lintas Brand
Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana mungkin ponsel Android bisa berkomunikasi langsung dengan AirDrop? Rahasianya terletak pada rekayasa balik teknologi Apple Wireless Direct Link (AWDL) yang dilakukan oleh Google.Google menggunakan bahasa pemrograman Rust untuk menciptakan protokol jaringan yang aman dan hemat memori. Hal ini memungkinkan Quick Share meniru cara kerja Wi-Fi Direct khusus milik Apple, sehingga data dapat dikirim langsung antar perangkat tanpa perlu melewati server eksternal. Namun, karena teknologi ini membutuhkan optimisasi jaringan di tingkat chipset, tidak semua ponsel Samsung bisa mendapatkannya.
Daftar HP Samsung yang Mendukung AirDrop
Berdasarkan informasi resmi, dukungan ini didominasi oleh perangkat flagship Samsung yang memiliki kompatibilitas hardware mumpuni. Berikut adalah daftarnya:Galaxy S Series:
- Galaxy S26 Series (Sudah mendukung)
- Galaxy S25, S25+, dan S25 Ultra
- Galaxy S24, S24+, dan S24 Ultra
- Galaxy Z Series (Foldable):
- Galaxy Z TriFold
- Galaxy Z Fold7 & Z Flip7
- Galaxy Z Fold6 & Z Flip6
Perangkat yang Absen dari Daftar
Menariknya, beberapa perangkat yang secara teknis masih bertenaga ternyata absen dalam daftar pengumuman awal ini. Lini Galaxy S23 series, Galaxy Z Fold5, dan Z Flip5 tidak disebutkan, meskipun mereka dijadwalkan menerima One UI 8.5.Selain itu, lini tablet Galaxy Tab S serta ponsel kelas menengah seperti Galaxy A, M, dan F series juga belum masuk dalam daftar dukungan. Hal ini memperkuat dugaan bahwa fitur AirDrop via Quick Share saat ini hanya terbatas untuk perangkat kelas atas dengan chipset tertentu yang mampu menjalankan optimisasi AWDL. Meski saat ini masih terbatas pada seri flagship, Samsung telah memberikan sinyal bahwa daftar ini bisa saja bertambah di masa depan seiring dengan pengembangan software yang lebih efisien. Bagi pengguna setia Samsung, pembaruan ini tentu menjadi angin segar yang membuat ekosistem Galaxy semakin bersahabat dengan perangkat lain.
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News