Langkah ini bertujuan untuk memberikan pengalaman mendalam bagi pengguna di berbagai perangkat dan skenario, serta membangun ekosistem teknologi mobilitas pintar secara global. Country Sales Director Meizu Indonesia, Jacob, menjelaskan kembalinya Meizu ke Indonesia didasari beberapa faktor utama.
Tingginya permintaan pasar Meizu didukung AI global, bergabungnya Meizu dengan Geely, dan pengembangan Flyme OS. Integrasi Flyme OS ke ekosistem AI dan produk Geely seperti smartphone, mobil, EV, dan IoT, mendasari kembalinya Meizu ke Indonesia.
"Kami melihat animo dari pengguna lama produk kami sangat antusias dan berharap Meizu bisa kembali hadir di Indonesia. Melalui hal tersebut kami mendengar bahwa sedikit sekali yang merasakan kekecewaan terhadap pengalaman pengguna ataupun produk ponsel pintar dari Meizu,” ujar Jacob.
Informasi soal kekecewaan tersebut, tegas Jacob, menjadikan motivasi Dreamsmart Group untuk dapat kembali melayani keinginan masyarakat di Indonesia terhadap produk Meizu, Di bawah perencanaannya, Meizu Indonesia sudah mempersiapkan beberapa produk baru yang akan segera diperkenalkan ke publik hingga akhir tahun ini.
Sejumlah produk yang dipersiapkan Meizu Indonesia termasuk smartphone maupun aksesori pendukung smartphone. Selain itu, Dreamsmart Group juga mengumumkan integrasi strategis Flyme AIOS dengan model besar DeepSeek-R1, pertama kali diterapkan pada seri Meizu 21 dan Lucky 08.
Sebagai informasi, sebagai penerus kualitas terbaik seri Meizu 20, Meizu 21 menjadi penegas komitmen Meizu terhadap pengalaman pengguna superior. Sementara itu, Meizu 21 Pro hadir sebagai perangkat AI sejati dan platform terbuka pertama Meizu.
Meizu 21 Pro mendukung integrasi berbagai Large Language Model (LLM) utama, dan bertujuan untuk memajukan pengembangan dan penerapan teknologi AI, menandai era AI baru bagi Meizu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News