Dalam iklan yang berupa tautan tersebut, terlihat sosok Olga Shyahputra dengan tulisan yang menyebutkan bahwa jika ingin menonton video wasiat Olga, Anda harus menggunakan aplikasi Tokopedia. Anehnya, ketika tautan tersebut ditelusuri, yang muncul adalah pesan error yang mengatakan bahwa halaman tidak ditemukan. Hal tersebut pun membuat pihak Tokopedia menyimpulkan bahwa ada suatu pihak yang sengaja ingin menjatukan nama Tokopedia.
.jpg)
Hingga pukul 00.00 dini hari ini, iklan kontroversial tersebut telah mendapatkan 11.373 like dan 748 komentar, dan mayoritas komentar berisi reaksi amarah atas materi konten yang dinilai sangat tidak sensitif tersebut. Pihak Tokopedia mengatakan, mereka akan mencari pelaku yang telah menyebariklan tersebut, bahkan Tokopedia telah menghubungi Facebook untuk melacak siapa pemasang iklan tersebut.
"Kami sedang mencari tahu siapa pihak di balik kejadian ini dan akan mengambil segala tindakan untuk melindungi brand kami dari serangan sepihak seperti ini," ujar William Tanuwijaya, CEO Tokopedia dalam pernyataannya baru-baru ini.
Selain menegaskan akan menindak tegas pelaku penyebar iklan palsu tersebut, William juga mengucapkan rasa bela sungkawanya kepada rakyat Indonesia, khususnya keluarga yang ditinggalkan atas berpulangnya Olga Syahputra. Dis sangat menyesalkan kejadian tidak bertanggung jawab ini yang menggunakan nama mendiang Olga Syahputra dan merek Tokopedia. (Tokopedia)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News