Kamera saku digital ini juga didukung oleh prosesor DIGIC 6, sensor beresolusi 20,3 megapiksel dan berukuran 1/2,3, diklaim mampu mengoptimalkan pencahayaan dalam mode auto serta pada perekaman video beresolusi 4K.
Selain itu, Canon PowerShot SX70 HS juga didukung oleh kompatibilitas dengan aplikasi Canon Camera Connect App, memungkinkan pengguna memindahkan gambar dari kamera ke smartphone via konektivitas Bluetooth dan Wi-Fi.
Kamera saku digital berdesain ringkas ini juga berbekal mode makro, tele, dan panorama, memungkinkan pengguna berkreasi dengan foto pada kondisi pencahayaan terang maupun pencahayaan redup.
Selain itu, pengguna juga diklaim akan dapat melakukan zoom terdekat dan terjauh pada foto dan video beresolusi HD dengan mudah, tanpa perlu mengkhawatirkan kondisi pencahayaan. Tersedia juga menu Scene - Food, memungkinkan pengguna mengatur kehangatan warna, melalui opso Cool atau Warm, sebelum menentukan fokus dan memotret.
Prosesor gambar DIGIG 8 pada kamera ini telah mendukung fitur Zoom Framing Assist, bertugas untuk menyesuaikan zoom maupun fokus. Fitur ini diklaim memungkinkan gambar hadir dengan komposisi terbaik, meski terjadi guncangan saat objek bergerak atau kamera terguncang.
Hasil gambar dengan efek guncangan minim kamera ini juga dapat dihasilkan Canon PowerShot SX70 HS berkat dukungan fitur Dual Sensing IS dan kecepatan AF yang dapat ditingkatkan, membantu menghasilkan gambar yang baik pada kondisi pencahayaan redup.
Canon PowerShot SX70 HS didukung kemampuan Ultra HD, mencakup fungsi time-lapse 4K dan pengambilan frame untuk footage. Mode video time-lapse juga dapat pengguna atur melalui opsi pengaturan yang tersedia di kamera.
Kamera yang telah didukung fitur RAW guna mempermudah pengguna memotret dalam format RAW dan memproses gambar secara langsung via kamera ini ditawarkan di pasar Indonesia dengan banderol harga sebesar Rp7.128.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News