Langkah ini menjadi kenaikan harga terbaru setelah sebelumnya dilakukan pada Januari 2025, menandakan tren penyesuaian tarif yang semakin rutin seiring ekspansi layanan dan konten.
Dikutip dari laporan situs Android Authority, berdasarkan pembaruan resmi halaman paket dan harga di situs Netflix, berikut rincian tarif baru Netflix:
-Paket Standard dengan iklan: dari USD8 atau kisaran Rp130 ribuan menjadi USD9 atau sekitar Rp145 ribuan per bulan
-Paket Standard tanpa iklan: dari USD18 atau Rp290 ribuan menjadi USD20 atau kisaran Rp320 ribuan per bulan
-Paket Premium: dari USD25 atau Rp400 ribuan menjadi USD27 atau seitar Rp435 ribuan per bulan
Selain itu, biaya tambahan untuk fitur berbagi akun juga ikut naik:
-Tambah anggota (paket dengan iklan): USD8 atau Rp130 ribuan per bulan
-Tambah anggota (tanpa iklan): USD10 atau sekitar Rp160 ribuan per bulan
Harga ini akan mulai diberlakukan dalam beberapa minggu ke depan, dengan pemberitahuan kepada pengguna melalui email sebelum tagihan diperbarui.
Alasan Kenaikan Harga
Netflix menyebut penyesuaian harga dilakukan untuk mencerminkan peningkatan layanan dan kualitas konten yang ditawarkan.Perusahaan juga terus memperluas portofolio hiburan, termasuk masuk ke konten live seperti olahraga dan reality show, serta menjajaki format baru seperti video podcast.
Kenaikan harga ini diklaim menjadi bagian dari strategi Netflix untuk menjaga pertumbuhan bisnis di tengah kompetisi ketat layanan streaming global. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan juga aktif melakukan investasi besar, termasuk rencana akuisisi dan lisensi konten.
Sebagai gambaran, Netflix sempat menerima pembayaran sekitar USD2,8 miliar atau sekitar Rp44 triliun dari Paramount sebagai kompensasi pembatalan kerja sama terkait akuisisi Warner Bros.
Di sisi pengguna, kenaikan harga ini berpotensi mempengaruhi keputusan berlangganan, terutama bagi pengguna yang sensitif terhadap biaya bulanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News