CEO NVIDIA, Jensen Huang, menegaskan bahwa Physical AI telah hadir — setiap perusahaan industri akan menjadi perusahaan robotika.
NVIDIA memperkenalkan Cosmos world models (Cosmos 3) yang memungkinkan simulasi dunia sintetis, pemahaman visual, dan perencanaan aksi. Selain itu, hadir Isaac Lab 3.0, kerangka simulasi untuk melatih robot dalam skala besar, serta GR00T N models (N1.7 dan pratinjau N2) yang dirancang untuk mempercepat keterampilan robot umum dan kontrol motorik yang lebih luwes.
Sejumlah pemimpin robotika global seperti ABB, FANUC, KUKA, YASKAWA, Agility, Boston Dynamics, Medtronic, dan Universal Robots telah bergabung dalam ekosistem NVIDIA. Mereka memanfaatkan Omniverse dan Isaac Sim untuk membangun digital twin lini produksi, sementara modul Jetson digunakan untuk inferensi AI secara real-time di perangkat edge.
Perusahaan seperti Figure, Boston Dynamics, AGIBOT, dan NEURA Robotics mengadopsi Cosmos serta Isaac Lab untuk mengembangkan robot humanoid yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap lingkungan baru.
Di sektor kesehatan, CMR Surgical dan Johnson & Johnson MedTech memanfaatkan simulasi NVIDIA untuk sistem bedah canggih, sementara Medtronic mengeksplorasi platform IGX Thor untuk robotika bedah yang kritis.
NVIDIA juga memperluas ekosistem dengan menggandeng Disney, Microsoft Azure, Alibaba Cloud, CoreWeave, dan Hugging Face. Disney, misalnya, melatih robot Olaf dan BDX Droids menggunakan kerangka simulasi NVIDIA. Program NVIDIA Inception kini mendukung lebih dari 40.000 startup dengan akses ke tumpukan teknologi Physical AI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News