Setelah mengunggah sejumlah teaser, Poco Indonesia mengumumkan tanggal 2 April 2026 sebagai peluncuran Poco X8 Pro Series di Indonesia dengan mengusung slogan “Speed to the Max”.
Diketahui lini Poco X Series berada satu tingkat di bawah Poco F Series dan satu tingkat di atas Poco M Series. Jadi bisa dipahami bahwa Poco X Series merupakan lini smartphone mid-high alias menengah ke atas dari Poco.
Mengingat sejumlah smartphone dari berbagai merek di lini yang sama telah dirilis dengan banderol harga di atas Rp7 juta bahkan mendekati Rp10 juta, dampak global kenaikan harga komponen elektronik. Maka kita akan dibuat penasaran dengan harga banderol Poco X8 Pro Series.
Tidak cuma harga, Medcom.id juga penasaran dengan bocoran efek lampu RGB pada lingkaran kamera belakang Poco X8 Pro Series.
Spesifikasi Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max
Poco memperkenalkan lini X-series terbaru mereka, Poco X8 Pro dan Poco X8 Pro Max, yang lebih dulu meluncur di Tiongkok pada Maret 2026. Kedua smartphone ini membawa peningkatan signifikan, mulai dari layar, performa, hingga kapasitas baterai yang lebih besar dibanding generasi sebelumnya.Poco X8 Pro Max hadir dengan layar OLED 6,83 inci beresolusi 1.280 x 2.772 piksel. Panel ini mendukung refresh rate 120Hz, warna 12-bit, HDR10+, serta Dolby Vision. Tingkat kecerahan mencapai 2.000 nits (HBM) dan puncak hingga 3.500 nits.
Selain itu, layar dilengkapi PWM dimming 3.840Hz dan dilindungi Gorilla Glass 7i. Varian Max juga sudah menggunakan sensor sidik jari ultrasonic di dalam layar.
Sementara itu, Poco X8 Pro menggunakan layar lebih kecil, yakni 6,59 inci dengan resolusi 1.268 x 2.756 piksel. Spesifikasinya tetap serupa, termasuk refresh rate 120Hz, HDR10+, dan Dolby Vision, namun masih menggunakan fingerprint optical.
Poco X8 Pro Max menjadi model pertama di seri X yang menggunakan chipset flagship, yakni Dimensity 9500s berbasis fabrikasi 3nm. Chip ini mengusung konfigurasi all-big core dengan kombinasi Cortex-X925 Ultra, Cortex-X4, dan Cortex-A720, serta GPU Immortalis-G925.
Poco mengklaim perangkat ini mampu menjalankan game populer seperti Genshin Impact dan Honkai: Star Rail hingga 120fps, didukung teknologi Super Resolution dan sistem pendingin 3D IceLoop dengan vapor chamber 5.800 mm persegi.
Di sisi lain, Poco X8 Pro ditenagai Dimensity 8500-Ultra berbasis 4nm dengan GPU Mali-G720. Chipset ini juga didukung sistem pendingin 3D Dual-Layer IceLoop berukuran 5.300 mm persegi. Keduanya dibekali RAM LPDDR5X hingga 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 512GB.
Poco X8 Pro Max membawa baterai 8.500mAh berbasis silikon-karbon (Si/C), yang diklaim sebagai terbesar dalam sejarah Poco. Baterai ini mendukung pengisian cepat 100W serta reverse charging 27W. Pengisian hingga 50% diklaim dapat dicapai dalam 24 menit.
Sementara itu, Poco X8 Pro dibekali baterai 6.500mAh, juga dengan dukungan fast charging 100W. Pengisian penuh dapat dicapai dalam waktu sekitar 48 menit.
Kedua model menggunakan konfigurasi kamera utama berbeda, yakni sensor IMX882 untuk X8 Pro dan Light Fusion 600 untuk X8 Pro Max. Namun, keduanya sama-sama memiliki ukuran sensor 1/1.95 inci dengan aperture f/1.5 dan dukungan OIS.
Kamera ultra-wide 8MP serta kamera depan 20MP juga menjadi standar di kedua perangkat. Kedua smartphone mengusung frame metal dengan perlindungan Gorilla Glass 7i di bagian depan, dan memiliki sertifikasi IP68/IP69K.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News