Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat, aman, dan positif bagi jutaan masyarakat Indonesia.
Berbeda dengan program edukasi biasa, proyek kolaborasi ini menekankan pada aspek penggunaan nyata di masyarakat. Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari pembuatan panduan atau konten, melainkan sejauh mana alat dan edukasi tersebut benar-benar diadopsi dan digunakan oleh keluarga di Indonesia.
Inovasi Strategis untuk Ketahanan Komunitas
Untuk memastikan edukasi tersebut tepat sasaran hingga ke level akar rumput, Kemenko PMK dan Google meluncurkan dua program utama, yaitu:Program Percontohan Youth Champions
Program ini melatih duta muda lokal sebagai penggerak komunitas. Melalui pendekatan peer-to-peer, para "Youth Champions" ini bertugas membangun ketahanan digital yang relevan dengan konteks budaya setempat, memastikan pesan keamanan daring sampai secara personal dan efektif.
Seri Konten Edukasi Bersama Kreator Ternama
YouTube menggandeng 10 kreator besar seperti Kinderflix, Devina Hermawan, Kok Bisa, dan Parentalk. Melalui storytelling yang dekat dengan keseharian, seri ini bertujuan mengubah perilaku daring masyarakat menjadi lebih positif dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental.
Baca Juga :
Lestari Moerdijat: Segera Atasi Peningkatan Ancaman Kekerasan terhadap Anak di Ruang Digital
Menteri Koordinator Bidang PMK, Pratikno, menegaskan bahwa kepintaran anak muda Indonesia tidak akan berarti jika tidak dibarengi dengan kesehatan mental dan moral yang kuat. Di era digital, perlindungan terhadap anak di internet tidak boleh lagi sekadar menjadi dokumen di atas kertas.
"Tidak cukup hanya membuat panduan, tetapi memastikan panduan tersebut benar-benar digunakan dan sampai kepada masyarakat. Kami mendorong agar inovasi teknologi dikembangkan sehingga perlindungan dan edukasi digital dapat berjalan secara otomatis dan mudah dipatuhi," ujar Pratikno dalam peluncuran AKSI Digital di Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.
Pemerintah juga menggarisbawahi pentingnya mekanisme penjaminan agar edukasi ini terdistribusi tepat sasaran melalui berbagai kementerian terkait. Jika masyarakat telah menggunakan guidance atau panduan yang disediakan, hal tersebut menjadi indikator bahwa proyek yang diharapkan telah terlaksana dengan baik.
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News