Melihat Lebih Dekat NVIDIA GeForce RTX 2080
NVIDIA GeForce RTX 2080.
Jakarta: Seperti yang sudah diberitakan, keluarga kartu grafis NVIDIA GeForce RTX meluncur pada 21 September 2018 dalam beberapa varian model.

Medcom.id tidak sabar untuk menjajal performa keluarga NVIDIA GeForce RTX, termasuk teknologi ray tracing pada game yang disebut sudah mendapat dukungan kartu grafis terbaru NVIDIA ini.

Sebelum itu, Medcom.id ingin terlebih dahulu memperlihatkan seperti apa isinya. 


NVIDIA GeForce RTX 2080 hadir dengan ukuran kotak yang sama seperti generasi sebelumnya. Namun, apabila dibandingkan boks penjualan dari OEM atau vendor lain, jelas ukuran ini jauh lebih ramping.

Di dalamnya terdapat unit NVIDIA GeForce RTX 2080 yang dipasang dalam posisi berdiri, masih sama seperti produk NVIDIA sebelumnya dan sekali lagi berbeda dari versi OEM yang posisinya dibaringkan.



Di balik penyangga unit NVIDIA GeForce RTX 2080 tersedia sebuah kotak yang diselipkan dan bisa ditarik keluar dengan mmegang ujung kemasan yang sengaja dibuat sebagai pegangan untuk menarik kotak tersebut.



Di bagian dalam kotak tersebut akan tersedia dua buah buku yang terdiri dari buku garansi dan manual panduan pemasangan yang berisi informasi prasyarat untuk memasang NVIDIA GeForce RTX 2080 ke motherboard.



Selain itu NVIDIA GeForce RTX 2080 juga menyediakan sebuah dongle berupa konektor DisplayPort to DVI-D sehingga. Produk ini belum diketahui harga ritelnya untuk di Indonesia, sementara di Amerika Serikat harga ritelnya sebesar USD699 atau sekitar Rp10 juta.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.