Melihat Teknologi Ray Tracing pada NVIDIA RTX
VGA NVIDIA RTX
Bangkok: NVIDIA secara resmi mengumumkan rumpun kartu grafis teranyar NVIDIA RTX dalam ajang Gamescom 2018 bulan lalu.

Seperti yang kita telah ketahui, NVIDIA RTX merupakan GPU generasi baru, dengan arsitektur Turing yang sudah dilengkapi sejumlah teknologi canggih. Tentunya, RTX menawarkan performa yang lebih baik dari GTX.

Pihak NVIDIA menyebutkan Turing menjadi fondasi yang kuat untuk NVIDIA RTX. Mengusung moto Graphics Reinvented, NVIDIA ingin menunjukkan berbagai terobosan yang akan memanjakan semua kalangan penikmat visual, termasuk gamer.


Jika melihat berbagai informasi yang sudah beredar, konsumen sadar bahwa NVIDIA RTX menekankan teknologi yang disebut Ray Tracing.

Ray Tracing adalah teknologi yang memanfaatkan pencahayaan untuk memberikan kesan realistis pada objek dalam grafis. Pada dasarnya, Ray Tracing akan memberikan dampak terhadap tiga aspek: bayangan, refleksi, dan refraksi.

“Cahaya akan membuat bayangan objek lebih gelap,” kata NVIDIA Director of Technical Marketing, APAC Jeffrey Yen dalam konferensi pers terbatas yang digelar di Bangkok, Selasa 25 September 2018.

Dalam contohnya, Jeff memperlihatkan ilustrasi berupa ruangan kecil yang di dalamnya terdiri dari beberapa objek. Dengan pencahayaan, objek bisa menghasilkan bayangan yang tepat dan lebih natural.

“Ray Tracing juga memberikan refleksi objek yang lebih baik,” ungkap Jeffrey. Refleksi ini merupakan aspek kedua yang ingin ditekankan Ray Tracing.

Sebelumnya, objek dalam grafis cenderung mengutamakan dirinya sendiri. Ini menyebabkan mereka tidak bisa merefleksikan objek lain di sekitarnya. Ray Tracing memungkinkan satu objek memberikan refleksi yang memadai terhadap objek lain.

Contoh mudahnya adalah sebuah benda yang bisa memantulkan warna dan cahaya dari objek yang ada di sebelahnya. Refleksi inilah yang ingin dibuat lebih akurat oleh Ray Tracing.



“Dengan begitu lingkungan visual menjadi lebih hidup,” jelas Jeffrey. Refleksi yang akurat juga harus ada ketika satu objek bergerak.

“Ia harus bisa menghasilkan pergerakan bayangan yang sesuai dengan objek, baik itu bergerak secara bolak-balik, atau saat objek lain di sekitarnya bergerak.”

Aspek ketiga yang ingin ditekankan adalah refraksi. Ini mengacu pada pergerakan lebih dari satu objek, yang tetap memberikan efek optic yang sesuai.

Ketika ada beberapa objek bergerak sekaligus, misalnya puluhan bola kecil yang tumpah dari sebuah wadah, semua bola akan memberikan kesan yang sesuai, terlepas ketika mata pengguna tidak melihat beberapa bola itu.

NVIDIA kemudian memberikan contoh lain melalui video yang mereka beri nama Project Sol di bawah ini.

Skenario Project Sol adalah memperlihatkan pencahayaan dalam berbagai situasi visual, dengan objek yang mampu menghasilkan bayangan secara akurat, merefleksikan objek dengan detil, dan menampilkan refraksi yang sesuai.





(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.