Anthony Chadd
Anthony Chadd

Zimbra Tunjuk Anthony Chadd Jabat Chief Revenue Officer

Mohamad Mamduh • 05 Maret 2026 13:11
Ringkasnya gini..
  • Sebelum bergabung dengan Zimbra, ia menjabat sebagai CRO di Vercara.
  • Keahlian Chadd dalam membangun ekosistem mitra dan strategi Go-to-Market akan sangat bermanfaat.
  • Zimbra telah mendukung ratusan juta sistem email di 127 negara.
Jakarta: Zimbra, platform email dan kolaborasi open-source, mengumumkan penunjukan Anthony Chadd sebagai Chief Revenue Officer (CRO).
 
Langkah strategis ini bertujuan memperluas penjualan global, pemasaran, dan ekosistem mitra Zimbra, sejalan dengan upaya perusahaan untuk memperkuat kehadiran di kawasan Asia Pasifik dan EMEA dengan fokus pada strategi kedaulatan data.
 
Dalam peran barunya, Anthony Chadd akan memimpin seluruh operasional pendapatan global Zimbra, mencakup penjualan, kemitraan, pemasaran, dan keberhasilan pelanggan. Chadd membawa pengalaman lebih dari 15 tahun dalam mendorong pertumbuhan industri keamanan siber dan SaaS yang kompleks.

Sebelum bergabung dengan Zimbra, ia menjabat sebagai CRO di Vercara, mengimplementasikan program mitra saluran global. Selain itu, ia juga merupakan pemimpin senior di Neustar, bertanggung jawab atas penjualan global dan pengembangan operasi pendapatan yang skalabel, dengan pengalaman di bidang keamanan infrastruktur dan manajemen DNS.
 
Salah satu fokus utama kepemimpinan Chadd adalah memimpin ekspansi Zimbra ke negara-negara yang memprioritaskan kedaulatan lokasi penyimpanan data. Hal ini didukung oleh perkiraan Gartner bahwa industri sovereign cloud akan mencapai nilai pasar sebesar USD80 miliar pada tahun 2026.
 
Peningkatan persyaratan regulasi di Asia Pasifik dan EMEA mendorong banyak organisasi beralih ke model transparan yang memberikan kendali penuh atas penyimpanan data mereka.
 
CEO Zimbra, Drake Harvey, menyambut baik penunjukan ini, menyatakan bahwa rekam jejak Chadd dalam mengembangkan tim berprestasi tinggi menjadikannya pemimpin ideal untuk mempercepat momentum pertumbuhan Zimbra.
 
Harvey menekankan bahwa keahlian Chadd dalam membangun ekosistem mitra dan strategi Go-to-Market akan sangat bermanfaat, terutama untuk memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat akan sistem email yang berdaulat data.
 
Sebagai informasi tambahan, Zimbra didirikan pada tahun 2003 dan merupakan platform perangkat lunak komersial dengan kode open source yang menawarkan solusi kolaborasi yang aman dan terukur.
 
Zimbra telah mendukung ratusan juta sistem email di 127 negara, melayani badan pemerintahan, lembaga keuangan, universitas, perusahaan, dan penyedia layanan. Opsi deployment yang fleksibel, baik on-premises, cloud pribadi, atau hybrid, menjadikannya alternatif berisiko rendah yang diandalkan oleh organisasi global.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA