Ilustrasi laptop tipis atau ultrabook.
Ilustrasi laptop tipis atau ultrabook.

Project Athena, Kampanye Baru Intel untuk Ultrabook

Teknologi hardware intel ces 2019
Cahyandaru Kuncorojati • 08 Januari 2019 14:12
Las Vegas: Usaha Qualcomm mengusik pasar PC Intel dengan merilis prosesor Snapdragon untuk laptop tampaknya ditanggapi Intel.

Di acara CES 2019, Intel mengumumkan kampanye Project Athena, yang mengajak produsen PC atau laptop seperti Acer, ASUS, Dell, HP, Lenovo, Samsung, Sharp, bahkan Google dan Microsoft.

Intel mengumumkan bahwa Project Athena adalah sebuah kampanye untuk mendefinisi kembali segmen produk laptop ultrabook, laptop yang tampil dengan bobot ringan dan tipis. Dikutip dari PC World, Project Athena Intel berusaha menciptakan ultrabook yang lebih bertenaga lagi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Project Athena berusaha menghadirkan performa atau spesifikasi yang lebih tinggi, tanpa berusaha menciptakan form factor ultrabook yang baru dari segi ukuran bobot maupun ketebalan.

Dari slide presentasi Intel, disebutkan Project Athena menciptakan laptop dengan proses booting yang lebih cepat, responsif, dan memiliki kemampuan AI dalam sistemnya untuk memberikan respons lebih baik.

Kapasitas baterai yang lebih besar juga jadi target Project Athena. Beredar informasi Intel ingin mengejar ultrabook yang memiliki daya tahan baterai hingga 20 jam. Project Athena akan hadir hingga ke segmen convertible.

Di sisi konektivitas, ultrabook Project Athena bisa terhubung ke jaringan 5G lewat modul WiFi. Kuat dugaan bahwa Project Athena akan dibekali prosesor terbaru Intel Ice Lake, yang berhasil diciptakan Intel dengan fabrikasi 10nm.



Dari video trailer terkait Project Athena, diperlihatkan bahwa ultrabook dari proyek ini mampu melakukan penyuntingan video dengan konsumsi baterai yang hemat. Bahkan, ultrabook convertible bisa digunakan untuk bermain game.

Sayangnya, dalam acara CES 2019 Intel belum memperkenalkan produk dari Project Athena. Intel menegaskan akan merilis produk tersebut bersama OEM yang tergabung di proyek ini pada pertengahan 2019.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi