Snapdragon 8cx, Senjata Qualcomm Saingi Intel di Pasar PC

Ellavie Ichlasa Amalia 07 Desember 2018 17:19 WIB
qualcomm
Snapdragon 8cx, Senjata Qualcomm Saingi Intel di Pasar PC
Snapdragon 8cx. (Medcom.id)
Maui: Qualcomm dikenal sebagai perusahaan pembuat chipset untuk perangkat mobile. Sementara Intel utamanya dikenal sebagai perusahaan pembuat prosesor untuk komputer. Tahun lalu, Qualcomm mencoba untuk membuat komputer yang disebut Always Connected PC.

Meskipun tidak mendapatkan sambutan yang sangat hangat, Qualcomm tidak menyerah. Tahun ini, mereka meluncurkan Snapdragon 8cx untuk komputer. Lalu, apa tujuan Qualcomm: mencoba untuk merebut pangsa pasar Intel atau membuat kategori komputer yang sama sekali baru?

"Dua-duanya," kata Senior Director, Product Management, Qualcomm Techonology, Miguel Nunes dalam wawancara khusus di Tech Summit yang diadakan di Hawaii.


"Komputer telah lama tidak berubah. Transformasi besar yang terakhir terjadi adalah ketika Microsoft meluncurkan Surface," kata Nunes.

Microsoft meluncurkan Surface pertama pada 2012. Perangkat itu menjadi perangkat 2-in-1 yang menggabungkan fungsi dan komputer. "Saya percaya, inilah salah satu alasan mengapa pasar komputer tidak kunjung berkembang."

Untuk membuat industri komputer kembali tumbuh, dia merasa, industri harus melakukan perubahan. Itulah yang ingin Qualcomm lakukan dengan peluncuran Snapdragon 8cx.

"Lihat apa yang terjadi ketika Apple memasang modem pada iPod. Itu adalah awal dari iPhone. Ketika Anda memasukkan modem ke perangkat lain, itu akan mengubah cara orang menggunakannya," kata Nunes.


Prototipe laptop yang menggunakan Snapdragon 8cx. 

Qualcomm mengklaim, salah satu keunggulan laptop dengan Snapdragon 8cx adalah baterainya yang dapat bertahan hingga "beberapa hari". Dampaknya, ini membuat Nunes -- yang menggunakan laptop Always Connected buatan Lenovo -- tidak khawatir jika dia lupa membawa charger.

Mengingat laptop Always Connected, seperti namanya, selalu terhubung ke internet, ini membuat Nunes tidak takut membawa laptop ketika dia sedang pergi dan butuh mengakses internet.

Nunes percaya, keberadaan komputer Always Connected ini akan mengubah industri komputer. "Industri sedang bertransformasi, tapi itu membutuhkan waktu. Saya harap, kami akan bisa mendapatkan pangsa pasar dari itu," katanya.

Namun, Nunes mengaku bahwa "DNA" Qualcomm dan Intel berbeda. "Ada bebeapa hal yang kami lakukan dan tidak bisa mereka lakukan. Ini alasan yang sama mengapa kami tidak akan bisa membut desktop gaming berbasis i9. Itu bukan DNA kami. Tapi mobilitas, kami tahu tentang itu dengan sangat baik."


Prototipe laptop dengan Snapdragon 8cx punya slot untuk kartu SIM. 

Snapdragon 8cx dilengkapi modem X24 LTE yang memungkinkan komputer mendapatkan kecepatan mengunduh hingga 2Gbps. Sayangnya, di Indonesia, jaringan telekomunikasi tidak selalu stabil.

Ketika ditanya terkait hal ini, Nunes mengatakan bahwa laptop akan terus terhubung dengan jaringan yang ada, baik 4G, 3G, atau 2G. Sama seperti ponsel, laptop akan bekerja seperti biasa ketika ia tidak terhubung ke jaringan.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.