Mengacu pada informasi peta jalan yang beredar dan dikutip GSM Arena, Apple akan bertahan pada proses 5nm untuk SoC keluaran tahun 2022, namun akan sedikit melakukan penyesuaian pada proses manufakturnya.
Apple juga diperkirakan akan memproduksi chipset dengan dua dadu pada tahun 2022, diprediksi ditujukan untuk Mac Pro. Sebagai informasi, chipset Apple Silicon tercepat saat ini, M1 Max, terbuat pada dadu tunggal.
Dengan demikian, chipset M1 Max ganda dengan dukungan sebanyak 40 core CPU ini akan siap mendukung Mac Pro keluaran tahun 2022. Laporan yang beredar juga mengklaim bahwa iPhone akan mengikuti jejak langkah Mac.
Apple juga dilaporkan akan mengganti chipset pada iPhone dengan chipset 5nm pada tahun 2022 dan dengan chipset 3nm pada tahun 2023 mendatang. Sebelumnya, Apple merilis update berbekal perbaikan untuk permasalahan yang mengakibatkan kerusakan saat menginstal macOS Monterey.
Sistem operasi Mac terbaru Apple ini dilaporkan memiliki bug yang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah perangkat Mac versi lama yang menginstal macOS Monterey. Apple menyebut hal ini disebabkan permasalahan pada firmware di chip T2.
Sementara itu, Apple perlahan melakukan update pada perangkat karyanya dengan layar refresh rate 120Hz dimulai dari iPad Pro pada beberapa tahun lalu, sebelum menghadirkan layar tersebut pada iPhone 13 tahun ini, dan MacBook Pro generasi terbaru.
Kini, perangkat yang akan didukung layar dengan refresh rate 120Hz adalah iPad mini. Unggahan di forum Korea Selatan yang dibagikan FronTon di Twitter mengklaim bahwa Apple tengah menguji layar Samsung berukuran 8,3 inci dengan refresh rate 120Hz.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News