Bocoran MacBook Neo di Indonesia, diperkirakan rilis Mei 2026 dengan harga mulai Rp10 jutaan dan spesifikasi entry-level berbasis chipet A18 Pro.
Bocoran MacBook Neo di Indonesia, diperkirakan rilis Mei 2026 dengan harga mulai Rp10 jutaan dan spesifikasi entry-level berbasis chipet A18 Pro.

Bocoran MacBook Neo di Indonesia, Jadwal Rilis dan Harga Mulai Terungkap

Lufthi Anggraeni • 05 Mei 2026 17:22
Ringkasnya gini..
  • MacBook Neo diperkirakan rilis di Indonesia pada 22 Mei 2026 dengan pre-order mulai 15 Mei.
  • Harga diprediksi mulai sekitar Rp10,6 juta, tergantung varian dan konfigurasi.
  • Laptop ini menjadi MacBook paling terjangkau dengan spesifikasi cukup untuk kebutuhan harian.
Jakarta: Kehadiran MacBook Neo di Indonesia semakin mendekati kenyataan. Laptop terbaru dari Apple ini sebelumnya telah muncul dalam database sertifikasi Postel, umumnya menjadi indikator kuat bahwa perangkat akan segera diluncurkan secara resmi di Tanah Air.
 
Informasi terbaru mengungkap bahwa jadwal penjualan MacBook Neo di Indonesia diperkirakan akan dimulai dalam waktu dekat, dengan sejumlah bocoran terkait tanggal rilis dan harga yang mulai beredar.
 
Berdasarkan bocoran yang beredar, MacBook Neo disebut akan mulai dijual resmi di Indonesia pada tanggal  22 Mei 2026. Sementara itu, tahap pre-order kemungkinan akan dibuka lebih awal, sekitar tanggal 15 Mei.

Kendati belum dikonfirmasi secara resmi oleh Apple, pola ini mengikuti tren peluncuran produk teknologi yang umumnya diawali dengan masa pemesanan sebelum distribusi secara luas. Di pasar global, MacBook Neo dibanderol dengan harga dari USD599 atau sekitar Rp9 jutaan hingga Rp10 jutaan.
 
Untuk pasar Indonesia, harga diperkirakan sedikit lebih tinggi akibat pajak dan biaya distribusi. Bocoran menyebutkan harga awalnya berada di kisaran Rp10,6 juta. Beberapa estimasi lain bahkan menunjukkan harga bisa mencapai kisaran Rp10 juta hingga Rp14 jutaan tergantung varian penyimpanan dan konfigurasi yang dipilih.
 
MacBook Neo diposisikan sebagai laptop Mac paling terjangkau yang pernah dirilis Apple. Strategi ini dinilai sebagai upaya perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pengguna, termasuk pelajar, mahasiswa, hingga pekerja yang membutuhkan perangkat produktivitas dengan harga lebih ramah.
 
Perangkat ini juga tetap membawa karakteristik khas Apple, dari desain premium hingga integrasi dengan ekosistem macOS dan fitur berbasis AI. Sebagai informasi, MacBook Neo dibekali chipset A18 Pro, layar 13 inci Liquid Retina, RAM 8GB, serta penyimpanan SSD mulai 256GB.
 
Selain itu, perangkat ini menawarkan daya tahan baterai hingga sekitar 16 jam, menjadikannya cocok untuk penggunaan mobile sepanjang hari tanpa perlu sering mengisi ulang daya. Dengan kombinasi harga lebih terjangkau dan spesifikasi cukup mumpuni, MacBook Neo diprediksi akan menjadi salah satu pilihan menarik di segmen entry-level.
 
Kehadirannya juga berpotensi memperluas basis pengguna Mac, terutama di pasar berkembang seperti Indonesia. Namun, hingga saat ini Apple belum memberikan pengumuman resmi terkait tanggal peluncuran maupun harga final di Indonesia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA