"IDNOG merupakan komunitas nirlaba berbasis mailing list yang bertindak sebagai penyelenggara acara ini. Acara ini baru bisa diselenggarakan satu tahun sekali, diharapkan, ia dapat dilaksanakan setahun dua kali, dengan satu acara berkeliling ke kota lain di Indonesia, sehingga mempermudah teknisi dari kota lain berbagi pengalaman dan pengetahuan di komunitas kami," ujar Ketua Komite IDNOG, Palin Marius.
Konferensi ini didukung oleh sejumlah perusahaan di industri jaringan, seperti Juniper Networks, Mellanox Technologies, ZTE, Ciena, APJII, QuniTech, Quantiq, ARista dan Function. Acara ini juga diisi oleh sejumlah pembicara di antaranya dari APNIC, CloudFlare, GOJEK, Netflix, Telkom Internasional dan lainnya.
IDNOG Workshop & Conference 2016 ditujukan sebagai ajang bagi para insinyur untuk berbagi wawasan terkait jaringan dan permasalahan yang dihadapi. Tidak hanya itu, dengan mengikuti acara ini, para insinyur diharapkan dapat memperoleh koneksi lebih luas di sektor industri jaringan.
Acara ini diharapkan akan dapat diadakan dalam skala lebih kecil di sejumlah daerah di Indonesia. Tujuannya adalah untuk membantu insinyur daerah untuk dapat berkembang.
Jika dulu jaringan terbesar dimiliki operator besar, kini berbagai industri memiliki jaringannya sendiri. Era digitalisasi dinilai sebagai alasan mengapa sektor lain dapat memiliki jaringan sendiri. Perbankan dicontohkan sebagai sektor yang berpotensi besar untuk memiliki jaringan terbesar, karena ia didukung oleh keberadaan kantor cabang dan perangkat Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang tersebar di berbagai wilayah.
APJII sebagai salah satu sponsor acara ini mengaku, alasan mereka mendukung acara ini karena mereka menilai grup ini merupakan grup yang cukup baik bagi kalangan insinyur. APJII juga menilai, di Indonesia, belum banyak grup yang muncul sebagai forum diskusi untuk update wawasan bagi insinyur.
Pada kesempatan yang sama, APJII juga mengumumkan kerjasamanya dengan AKAMAI. Melalui kerjasama ini, baik APJII maupun AKAMAI berharap dapat membantu untuk meningkatkan pertumbuhan lalu lintas jaringan internet di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News