APAC Predator League akan mempertemukan 14 negara, termasuk Indonesia.
APAC Predator League akan mempertemukan 14 negara, termasuk Indonesia.

Ini Tim yang Wakili Indonesia di APAC Predator League 2019

Teknologi acer acer predator league 2018
Ellavie Ichlasa Amalia • 28 Desember 2018 16:00
Jakarta: Babak kualifikasi Asia Pacific Predator League 2019 telah selesai, menghasilkan 16 tim Player Unknown's Battleground dan 8 tim DOTA 2.

Tim yang lolos babak kualifikasi ini akan maju ke babak final Asia Pacific Predator League 2019 yng akan diadakan di Bangkok, Thailand. Di sana, mereka harus bertanding dengan tim dari 12 negara lain. 

Delapan tim DOTA 2 yang lolos babak kualifikasi adalah BOOM.ID, PG Barracx, RRQ, Evos, The Prime, Capcorn, Alter Ego, dan Juggernaut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Sementara itu, 16 tim yang akan bertanding PUBG adalah BOOM.ID, Astaga Gaming, Aerowolf.T7, Aerowolf.T8, Alter Ego, Ghost Alliance Piff, Ghost Alliance Ayres, Existency, Kocak Koplak, Xgate, Royal Esport, Louvre Emporium, Victim Reality, U2G, Rival, dan Pixel Geim.mi. 

Babak kualifikasi diadakan selama 3 hari, yaitu sejak 25 Desember hingga 27 Desember.

Pertandingan untuk babak kualifikasi diadakan di 16 iCafe yang tersebar di 14 kota, yaitu Jakarta, Medan, Palembang, Yogyakarta, Tangerang, Semarang, Samarinda, Surabaya, Bandung, Malang, Karawang, Blitar, dan Makassar. Total hadiah yang diperebutkan dalam Asia Pacific Predator League 2019 mencapai USD400 ribu atau sekitar Rp6 miliar. 

Tahun lalu, Indonesia yang diwakili oleh BOOM.ID sukses meraih juara 2 di APAC Predator League 2018. Ketika itu, mereka dikalahkan oleh Geek Fam, tim profesional yang berasal dari Malaysia. 


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi