Zunum Aero ingin buat pesawat listrik hibrida.
Zunum Aero ingin buat pesawat listrik hibrida.

Startup Ini Ingin Buat Pesawat Listrik Hibrida

Ellavie Ichlasa Amalia • 06 April 2017 14:34
medcom.id: Startup kecil yang bergerak di bidang penerbangan berusaha untuk membuat pesawat listrik. Jika berhasil, pesawat tersebut akan dapat menghemat waktu, uang, dan menyelamatkan lingkungan.
 
Ialah Zunum Aero, startup yang bermarkas di Kirkland, Washington. Kemarin, mereka mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan pesawat terbang listrik hibrida dengan baterai yang tersimpan pada bagian sayapnya.
 
Startup ini berharap, pesawat tersebut sudah akan bisa terbang pada awal 2020-an. Tujuan pesawat ini adalah untuk menurunkan ongkos penerbangan pendek dengan jarak kurang dari 1.000 mil (1.600 km). Startup ini didukung oleh JetBlue Technology Ventures dan juga Boeing. Kepada Quartz, Bonny Simi, President of JetbLue Technology Ventures berkata bahwa Zunum Aero akan menjadi "Tesla di udara."

Zunum Aero didirikan oleh Ashish Kumar, teknisi mekanis penerbangan, pada 2013. Nama startup ini diambil dari kata "tzunuum" dari bahasa Maya yang berarti burung kolibri. Kumar mengklaim, teknologi daya dorong listrik hibrida miliknya dapat mengurangi biaya penerbangan hingga 40-80 persen.
 
Jika ongkos penerbangan ke bandara kecil bisa ditekan, hal ini pada akhirnya akan menguntungkan penumpang karena ongkos pesawat juga menjadi lebih murah. Pesawat listrik hibrida buatan Zunum dapat mengangkut sekitar 50 orang, menurut Kumar. Dia memperkirakan prototipe pertama dari pesawat ini akan selesai dibuat dalam waktu 2 tahun. 
 
Perjalanan pendek dengan tujuan bandara kecil biasanya memakan biaya yang cukup tinggi karena penumpang yang pergi ke tempat itu tidak banyak. Sehingga, maskapai penerbangan harus menawarkan tiket dengan harga lebih tinggi. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA