Instagram menyebut Indonesia sebagai satu dari lima negara dengan profil bisnis Instagram terbanyak.
Instagram menyebut Indonesia sebagai satu dari lima negara dengan profil bisnis Instagram terbanyak.

Indonesia, 1 dari 5 Negara dengan Profil Bisnis Instagram Terbanyak

Lufthi Anggraeni • 05 Maret 2019 16:47
Jakarta: Media sosial tidak lagi hanya dimanfaatkan untuk aktualisasi diri penggunanya. Saat ini, media sosial juga menjadi salah satu bentuk portofolio yang dimanfaatkan bisnis untuk menginformasikan produk dan layanan yang ditawarkannya.
 
“Saat ini, pebisnis di seluruh dunia tengah berlomba mencari atensi, dengan menghadirkan konten orisinal karya mereka dan memanfaatkan teknologi serta media sosial untuk terhubung dengan konsumen. Dan Instagram jadi salah satu medium yang dimanfaatkan bisnis,” ujar Communication Manager Instagram Asia Pacific Putri Silalahi.
 
Berdasarkan temuannya, Instagram menyebut Indonesia sebagai salah satu negara dengan komunitas Instagram terbesar di Asia Pasifik. Selain BTS Army, tagar dan komunitas Bisnis Anak Muda juga menjadi tren di kalangan pengguna Instagram di Indonesia.

Sementara itu, Country Director Facebook Indonesia Sri Widowati di Kantor Facebook Indonesia menambahkankan bahwa berdasarkan studi IPSOS, Indonesia menjadi satu dari lima negara di dunia yang memiliki profil bisnis Instagram terbanyak.
 
Instagram disebut kian banyak dimanfaatkan pebisnis baik skala besar maupun kecil, untuk memasarkan produk atau layanan yang mereka tawarkan secara kreatif.
 
Kreativitas tersebut menjadi salah satu alasan konsumen lebih tertarik mencari informasi terkait produk atau layanan via Instagram, yang diklaim lebih menyuguhkan pengalaman secara visual.
 
Studi IPSOS juga menyebut bahwa 90 persen responden survei yang juga pengguna Instagram mengaku menggunakan Instagram untuk berkomunikasi dengan bisnis, dan 70 persen responden mengaku pernah membeli dari merek setelah menemukannya di Instagram.
 
Hal ini disebut Instagram menjadi peluang yang perlu diperhatikan pebisnis dalam memanfaatkan platform miliknya sebagai sakuran informasi, komunikasi dan promosi guna meningkatkan pendapatan mereka.
 
Sementara itu, berdasarkan data internal Instagram, sebesar 50 persen bisnis di platform miliknya tidak memiliki situs web, dan memanfaatkan Instagram sebagai saluran online utama dalam menjalankan bisnis.
 
Instagram juga menyebut saat ini terdapat sebesar tujuh juta pengiklan di seluruh aplikasi yang dinaungi oleh Facebook Inc, dan dua juta di antaranya merupakan pengiklan yang secara aktif memanfaatkan Instagram Stories untuk mempromosikan produk atau layanannya.
 
Dengan demikian, Instagram mendorong pebisnis untuk memanfaatkan platform miliknya dengan baik guna membantu meningkatkan usaha mereka, salah satunya dengan menggunakan tagar khusus yang sesuai dengan bisnis, serta dalam jumlah tidak terlalu banyak.
 
Data dihimpun di Instagram melalui fitur Insight juga perlu diperhatikan pebisnis sebagai wawasan guna memahami karakteristik audiens dengan lebih baik, sehingga dapat menyampaikan pesan secara lebih tepat sasaran.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA