Tetapi, bagaimana jika modelnya adalah wanita biasa, bodi seperti orang kebanyakan, bahkan gendut?
Itulah yang dilakukan perusahaan Dear Kate yang baru saja meluncurkan koleksi pakaian dalam wanita dengan merek 'Ada Collection'. Mereka merekrut programmer komputer perempuan dengan kulit beragam sebagai model iklan.

Hal ini bukan tanpa alasan. Nama 'Ada' sendiri diambil dari Ada Lovelace, ahli matematika dan programmer komputer perempuan pertama di dunia. Dalam Lookbook, Ada Collection terlihat dipakai enam perempuan jago coding saat mereka bekerja.

Keenamnya adalah Arikia Millikan, Patty Delgado, SARAH Conley, Quiessence Phillips, Adda Birnir, dan Rebecca Garcia. Dalam poster iklan tersebut, mereka terlihat sedang menggunakan celana dalam dan bra dari Ada Collection saat rapat. Ia juga dilengkapi kutipan-kutipan yang menunjukkan kekuatan perempuan.

Meski bertujuan baik, iklan tersebut tetap memantik kontroversi. Sebagian kalangan menganggapnya ofensif.

"Berpose dalam celana dalam Anda merusak pesan bahwa Anda bertujuan untuk dihormati sebagai seorang teknolog,"kata Elissa Shevinsky, CEO Glimpse Labs kepada Time.

Namun ada juga yang menganggapnya baik karena memasukkan pandangan feminis terhadap tubuh perempuan. Rebecca Garcia, yang juga pendiri Geek Girl Web mengaku tak berniat memunculkan kontroversi dengan keterlibatannya sebagai bintang iklan.

"Saya rasa menyoroti perempuan dan karirnya, cerita latar belakang mereka seperti yang dilakukan Dear Kate adalah penting bagi perempuan untuk melihat orang lain seperti dirinya sendiri," katanya.

Dia mengaku merasa senang bisa menjadi bagian dari Lookbook.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News