WhatsApp versi beta terbaru untuk Android menunjukkan pergeseran dari desain konvensional menuju pengalaman pengguna dengan fokus lebih kuat pada fitur status, langkah yang dinilai memperkuat arah media sosial dalam platform pesan instan besutan Meta tersebut.
Desain baru ini pertama kali dilaporkan oleh WABetaInfo, tersedia dalam versi beta 2.26.6.9 yang diuji pada Android, pembaruan terbaru menunjukkan bahwa ikon Status dari kontak akan muncul di bagian atas tab Chats, bukan lagi terselip di bawah tab terpisah seperti sebelumnya.
Pengaturan ini menjadikan status dari kontak yang sering berinteraksi dengan pengguna tampil lebih mudah dijangkau dan dilihat, langsung di antarmuka utama percakapan. Kini, ikon status akan ditampilkan dalam bentuk lingkaran berisi foto profil kontak di atas daftar percakapan.
Kontak yang sering berinteraksi dan memiliki status terbaru akan muncul di bar atas tersebut, memungkinkan pengguna untuk mengakses pembaruan secara langsung tanpa beralih ke tab Updates terpisah, seperti sebelumnya.
Kendati tab Updates tetap ada di bilah navigasi bawah, pendekatan ini membuat Status lebih terpadu ke dalam pengalaman utama WhatsApp. Jika pengguna telah menonaktifkan status dari kontak tertentu.
Misalnya dengan mematikannya di pengaturan mute, maka ikon status dari kontak tersebut tidak akan tampil di bagian atas tab Chats. Hal ini tetap sesuai dengan preferensi pengguna yang ingin menyembunyikan konten tertentu dari tampilan utama.
Perubahan ini menunjukkan arah baru WhatsApp yang semakin mirip dengan aplikasi media sosial lain, seperti Instagram atau Facebook, dengan cerita atau pembaruan status menjadi bagian utama dari pengalaman platform.
Kendati WhatsApp tidak menampilkan banner iklan di dalam aplikasi seperti model bisnis media sosial, desain baru ini bisa membuka peluang bagi Meta untuk memonetisasi pada masa mendatang dengan cara lebih kreatif melalui fitur visual seperti status atau cerita pengguna.
Beberapa fitur terkait Status sebelumnya juga dilaporkan sedang diuji, termasuk kemampuan menyimpan status sebagai drafts potensi agar tidak hilang saat menulis sebelum dipublikasikan. Perubahan ini membantu WhatsApp menambahkan fungsionalitas yang sebelumnya tersedia di platform lain.
Selain itu, perubahan ini sekaligus memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna dalam membuat konten singkat di aplikasi. Namun, versi antarmuka ini masih dalam tahap pengujian beta, sehingga fitur dan tampilan akhir dapat berubah sebelum dirilis ke publik secara luas.
Sementara itu, belum tersedia informasi resmi kepastian waktu ketersediaan pembaruan desain ini untuk semua pengguna, atau apakah fitur serupa akan dibawa ke perangkat iOS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News