Data Disalahgunakan, Pengguna Tetap Percaya Facebook
Tingkat kepercayaan pengguna akan Facebook masih tinggi. (PHOTO / LOIC VENANCE)
Jakarta: Pengguna Facebook di Amerika Serikat tampaknya tidak peduli dengan skandal penyalahgunaan data dari puluhan juta pengguna Facebook oleh badan konsultan Cambridge Analytica tanpa izin mereka. 

Menurut pemungutan suara Reuters/Ipsos, tingkat kesetiaan pengguna Facebook masih cukup tinggi. Menurut survei tersebut, sekitar setengah dari pengguna Facebook di AS tetap menggunakan media sosial tersebut seperti biasa. Sebanyak seperempat responden bahkan menggunakan Facebook lebih sering. 

Cambridge Analytica adalah badan konsultan yang menjadi bahan pembicaraan dalam skandal yang menghebohkan dunia. Facebook memblokir badan konsultasi tersebut pada bulan Maret dengan alasan karena mereka telah menyalahgunakan data dari 87 juta pengguna Facebook. Skandal ini mendorong Kongres memanggil CEO Facebook Mark Zuckerberg untuk memberikan kesaksian bulan lalu. 


Seperti yang disebutkan oleh CNET, Cambridge Analytica tidak merasa telah melakukan hal yang salah. Namun, kontroversi ini merusak reputasi Cambridge Analytica, memaksa mereka untuk untuk menyatakan diri bankrut

Memang, sebagian besar pengguna Facebook yang terpengaruh oleh skandal Cambridge Analytica ini berasal dari AS. Namun, ada sekitar satu juta pengguna di Indonesia yang terpengaruh. Karena itulah, Kementerian Komunikasi dan Informatika memutuskan untuk memantau perkembangan kasus ini. 

Pada akhir April, Kominfo menyebutkan bahwa salah satu eksekutif Facebook akan datang ke Indonesia untuk membahas kasus ini secara langsung dengan Kominfo. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.