Telegram dapat 3 juta pengguna baru. (AFP PHOTO / Alexander NEMENOV)
Telegram dapat 3 juta pengguna baru. (AFP PHOTO / Alexander NEMENOV)

Facebook Error, Telegram Dapat 3 Juta Pengguna Baru

Teknologi telegram
Ellavie Ichlasa Amalia • 15 Maret 2019 10:23
Jakarta:Telegram klaim mendapatkan tiga juta pengguna baru ketika Facebook, Instagram, dan WhatsApp tak bisa dibukakemarin.
 
"Saya melihat ada tiga juga pengguna baru yang membuat akun Telegram dalam waktu 24 jam," kata pendiri Pavel Durov melalui kanal Telegram miliknya, seperti yang dikutip dari TechCrunch. Kemarin, tiga layanan utama Facebook mengalami masalah. Tampaknya ini yang menciptakan kesempatan bagi Telegram.
 
Durov tidak menjelaskan alasan naiknya jumlah pengguna Telegram. Namun, dia memang sempat meledek Facebook. Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg belum lama ini mengatakan bahwa mereka ingin fokus pada privasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bagus," tulis Durov ketika dia menyambut tiga juta pengguna baru Telegram. "Kami menawarkan privasi yang sebenarnya dan tempat yang tak terbatas untuk semua orang."
 
Narasumber TechCrunch di Telegram mengatakan bahwa masalah pada layanan Facebook adalah keuntungan untuk mereka. "Masalah seperti ini selalu menambah pengguna baru untuk kami."
 
Meskipun begitu, dia juga menyebutkan bahwa alasan lain jumlah pengguna Telegram bertambah adalah masyarakat mulai terganggu dengan banyaknya data pribadi yang Facebook kumpulkan.
 
Satu tahun lalu, Telegram mengumumkan bahwa mereka memiliki 200 juta pengguna aktif bulanan. Aplikasi messaging ini memilliki masalah berupa pemblokiran di beberapa negara, seperti Rusia, Iran, dan Tiongkok, karena menolak permintaan pemerintah untuk memberikan informasi pengguna atau kunci enkripsi.
 
Di negara asal Durov, Rusia, pemerintah juga berusaha untuk memperketat aturan internet dengan regulasi baru. Peraturan seperti ini bisa membuat masyarakat semakin tertarik dengan Telegram, walau aplikasi messaging itu tidak bisa diakses di negara asalnya sendiri.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi