Di lini Galaxy S10, Samsung mengubah kemampuan tombol fisik khusus Bixby.
Di lini Galaxy S10, Samsung mengubah kemampuan tombol fisik khusus Bixby.

Tombol Bixby di Galaxy S10 Punya Akses Lain

Lufthi Anggraeni • 21 Februari 2019 10:49
Jakarta: Tombol khusus Bixby pertama kali diperkenalkan di seri Galaxy S8 pada tahun 2017, dan menjadi fitur paling kontroversial yang disuguhkan Samsung karena tidak didukung kemampuan untuk digunakan dalam mengakses aplikasi lain.
 
Setelah mengembangkan Bixby selama beberapa tahun, asisten AI Samsung hingga saat ini masih belum mampu menyamai kemampuan asisten virtual karya perusahaan lain, seperti Alexa, Google Assistant dan Siri.
 
Bagi sebagian besar konsumen, hal ini menjadikan tombol khusus Bixby tidak berguna dan menyebalkan karena sering kali tertekan secara tidak sengaja. Pada seri Galaxy S10, Samsung mencoba menghadirkan solusi untuk masalah ini.

Terintegrasikan pada salah satu antarmuka One UI sebagai opsi untuk memetakan ulang sebagian fungsi pada tombol khusus Bixby. Kini pengguna dapat menugaskan tombol ini untuk aplikasi berbeda dengan menekan tombol sebanyak satu atau dua kali.
 
Jika pengguna tidak memilih opsi ini, maka tombol hanya akan berfungsi untuk mengakses feed Bixby, dan menekan tombol dalam jangka waktu lama akan mengaktifkan fitur Bixby Voice. Saat ini, mengubah tugas fitur ini belum dapat dilakukan pada tombol Bixby di lini Galaxy S9 dan Galaxy Note 9 pengguna One UI.
 
Meskipun demikian, hal ini tidak menutup peluang bagi Samsung untuk mengimplementasikan opsi ini di dua lini perangkat tersebut melalui update di masa mendatang. Peluang yang sama juga diperkirakan akan diperoleh lini Galaxy Note 8 dan Galaxy S8.
 
Sebelumnya, Samsung resmi meluncurkan tiga smartphone unggulan terbarunya di ajang yang berlangsung di San Fransisco, Amerika Serikat, yaitu Galaxy S10, Galaxy S10 Plus, dan Galaxy S10e.
 
Samsung Galaxy S10 akan dipasarkan dengan harga mulai USD900 (Rp12,6 juta), sedangkan Galaxy S10 Plus mulai USD1.000 (Rp14 juta). Untuk Galaxy S10e, Samsung akan memasarkannya seharga mulai USD749 (Rp10,5 juta).
 
Tidak hanya tiga smartphone unggulan terbarunya, Samsung juga mengumumkan ponsel berdesain lipat yang dinanti banyak pihak, Galaxy Fold.
 
Samsung Galaxy Fold akan tersedia di Amerika Serikat pada 26 April dengan harga mulai dari USD1.980 (Rp27,8 juta), dan di Eropa pada 3 Mei dengan harga EUR2.000 (Rp31,8 juta).
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA