Eksoskeleton buatan Rusia dapat dikendalikan melalui pikiran (foto: Tweak Town)
Eksoskeleton buatan Rusia dapat dikendalikan melalui pikiran (foto: Tweak Town)

Militer Rusia Ciptakan Rangka Robot untuk Prajuritnya

Riandanu Madi Utomo • 03 Mei 2015 13:53
medcom.id: Perkembangan teknologi komputasi dan robotika ternyata berpengaruh langsung pada perkembangan teknologi militer. Penggunaan drone dan robot militer kini menjadi hal yang lumrah dan telah digunakan oleh negara adidaya seperti Amerika Serikat. Seakan tidak mau ketinggalan, militer Rusia pun dikabarkan tengah mengambangkan sebuah teknologi rangka robot (exoskeleton) yang dapat digunakan para prajuritnya. Uniknya, exoskeleton tersebut dapat dikontrol dengan menggunakan pikiran penggunanya.
 
Tidak hanya itu, exoskeleton tersebut diklaim mampu meningkatkan daya tempur prajurit secara drastis, dan membuat prajurit dapat mengangkat beban hingga lebih dari 270 kilogram per-orang. Teknologi ini mereka namai neuroelectronic interface, yang memungkinkan pengguna exoskleleton dapat mengontrol alat tersebut melalui pikiran, sehingga gerakannya menjadi lebih responsif.
 
Exoskeleton sebenarnya bukan merupakan ide baru di dunia militer. Sebelumnya, Amerika Serikat juga sempat mengembangkan sebuah exoskeleton untuk kebutuhan militer yang diberinama Fortis. Exoskeleton tersebut pun kini masih dalam tahap pengembangan dan diperkirakan akan mulai dipakai dalam beberapa tahun ke depan. Tidak hanya AS, Okinawa National College of Technology juga sempat mengembangkan Skeletonics exoskeleton, namun ditujukan untuk keperluan komersil, bukan militer. (Tweak Town)

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA