Berdasarkan data survei Maret 2026, penggunaan Linux di Steam melonjak hingga sekitar 5,33%, angka tertinggi yang pernah dicapai. Mengutip Digital Trends, lonjakan ini cukup signifikan karena sebelumnya Linux hanya berkisar di angka 2% hingga 3% dalam beberapa tahun terakhir.
Peningkatan ini dilaporkan terjadi dalam waktu singkat dengan kenaikan lebih dari 3% dalam satu bulan. Sementara itu, Windows masih mendominasi dengan sekitar 92% sedangkan macOS berada di kisaran 2% hingga 3%.
Kendati dominasi Windows belum tergoyahkan, pertumbuhan Linux menunjukkan momentum yang tidak bisa diabaikan. Terdapat beberapa faktor utama yang mendorong peningkatan penggunaan Linux di kalangan gamer, salah satunya dukungan dari Valve Corporation.
Perusahaan di balik Steam, Valve Corporation, terus mengembangkan ekosistem Linux melalui SteamOS dan teknologi kompatibilitas seperti Proton. Teknologi ini memungkinkan banyak game Windows berjalan di Linux tanpa perlu konfigurasi rumit, sehingga hambatan teknis semakin berkurang.
Selain itu, perangkat seperti Steam Deck yang menggunakan sistem berbasis Linux turut memperluas adopsi OS ini di kalangan gamer. Sebagian besar pengguna Linux di Steam bahkan menggunakan SteamOS atau turunannya, menunjukkan bahwa ekosistem ini mulai matang dan mudah diakses.
Sebagian gamer juga dilaporkan mulai mencari alternatif dari Windows, baik karena preferensi performa, kontrol sistem, maupun pengalaman penggunaan. Dalam beberapa kasus, Linux bahkan mampu menawarkan performa lebih efisien untuk game tertentu karena beban sistem lebih ringan.
Sementara itu jika melihat data historis, pertumbuhan Linux di Steam tergolong cepat. Dari hanya sekitar 1% hingga 2% beberapa tahun lalu, kini telah menembus angka di atas 5%. Hal ini menunjukkan bahwa Linux bukan lagi sekadar niche, tetapi mulai menjadi alternatif nyata dalam dunia gaming PC.
Kenaikan pangsa Linux di Steam hingga lebih dari 5% menjadi tonggak penting dalam industri gaming. Didukung oleh Valve, SteamOS, serta perangkat seperti Steam Deck, Linux semakin relevan sebagai platform gaming.
Kendati Windows masih mendominasi, tren ini mengindikasikan perubahan arah yang berpotensi terus berkembang dalam beberapa tahun ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News