Program ini dilengkapi dengan beberapa fitur baru, termasuk kompatibilitas dengan lebih banyak platform, penggantian slot USB dengan BLE untuk menghubungkan robot, serta alat untuk mendokumentasikan dan membagi proyek yang dilakukan.
Wedo 2.0 mengombinasikan hardware dan software yang disebut dapat menghadirkan pengalaman pembelajaran untuk murid selama lebih dari 40 jam. Software hadir dengan antarmuka pengguna grafis drag-and-drop sebagai metode pengenalan konsep pemrograman.
Murid mendapat kesempatan membuat robot LEGO yang dapat terhubung dan dikendalikan melalui aplikasi pemrograman via Bluetooth. Contohnya, "Mini Milo" menugaskan murid untuk menciptakan mobil luar angkasa yang dapat diprogram saat mempelajari mobil tersebut dan cara penggunaannya.
Wedo 2.0 ditujukan khusus untuk dunia pendidikan dan disebut hanya akan didistribusikan ke sekolah-sekolah. Melalui program ini, LEGO berharap dapat mendorong rasa ingin tahu dan ketertarikan murid terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News