Samsung memasarkan Galaxy Z Flip 5G di pasar Amerika Serikat seharga Rp21,2 juta.
Samsung memasarkan Galaxy Z Flip 5G di pasar Amerika Serikat seharga Rp21,2 juta.

Samsung Umumkan Galaxy Z Flip 5G Seharga Rp21,2 Juta

Lufthi Anggraeni • 23 Juli 2020 13:01
Jakarta: Samsung resmi mengumumkan versi 5G dari smartphone lipat berlayar fleksibel karyanya, Galaxy Z Flip. Perangkat bertajuk Galaxy Z Flip 5G ini hadir dengan desain identik jika dibandingkan dengan versi 4G.
 
Perubahan utama yang diusung Samsung Galaxy Z Flip 5G ini termasuk dukungan konektivitas 5G, sera dukungan Qualcomm Snapdragon 865 Plus. Mengutip The Verge, Samsung Galaxy Z Flip 5G ini dipasarkan di pasar Amerika Serikat seharga USD1.499,99 (Rp21,2 juta).
 
Harga tersebut USD70 (Rp1,02 juta) lebih terjangkau jika dibandingkan dengan Galaxy Z Flip versi 4G, selaras dengan komitmen yang disampaikan Samsung, bahwa pihaknya akan memasarkan Galaxy Z Flip versi 5G dengan kisaran harga tidak jauh berbeda.

Samsung juga tidak banyak mengubah formula yang diusungnya pada Z Flip, menghemat upaya dari divisi R&D untuk Galaxy Fold 2. Perangkat ini dirumorkan akan segera meluncur, bersamaan dengan perangkat Samsung lainnya seperti Galaxy Note 20 Ultra dan Galaxy Buds baru.
 
Perusahaan asal Korea Selatan ini akan menghelat acara pada tanggal 5 Agustus 2020 mendatang, dan diperkirakan akan mengumumkan sejumlah perangkat tersebut, termasuk Samsung Galaxy Z Flip. Namun Galaxy Note 20 disebut akan menjadi bintang utama dari gelaran acara tersebut.
 
Samsung menyebut pihaknya tidak mengubah desain eksternal sedikitpun untuk membenamkan komponen pendukung jaringan 5G pada Galaxy Z Flip 5G. Ponsel cerdas ini akan hadir dalam dua pilihan warna yaitu Mystic Gray dan Mystic Bronze.
 
Kata Mystic pada penamaan warna ini mewakili efek berkabut pada bahan kaca di eksterior perangkat, diklaim Samsung lembut saat disentuh atau matte. Bersamaan dengan prosesor lebih baru dan dukungan 5G, Samsung juga menambahkan peningkatan software minor lainnya.
 
Pada Galaxy Z Flip 5G, Samsung membekalinya dengan mode Flex yang memungkinkan software melakukan konfigurasi secara otomatis saat ponsel dalam kondisi tertutup setengah. Mode ini kompatibel dengan YouTube, dan aplikasi kamera Samsung juga akan berfungsi dengan dukungan sudut pandang lebih banyak.
 
Samsung juga menyebut bahwa fitur Edge Panel lebih mumpuni, diharapkan bahwa Galaxy Z Flip akan didukung panel tepi standar Galaxy dan penuh fitur, alih-alih membatasinya hingga kendali multi-jendela.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA