"Saya tidak percaya dengan ekosistem tertutup karena kita harus mengembangkan semua sendiri. Jika kita mau cepat berkembang, kita harus bekerja sama dengan banyak orang," kata pria yang akrab dengan sapaan Adrian ini.
"Di Indonesia, sebanyak 90 persen transaksi keuangan dilakukan dengan cash. Sementara 8-9 persen menggunakan kartu kredit."
"Kurang dari satu persen menggunakan digital payment. Untuk apa bersaing memperebutkan pasar yang satu persen? Sebaiknya, kita saling bekerja sama untuk membuat ekosistem terbuka dan menargetkan pasar yang 98 persen," katanya.
Adrian membanggakan, saat ini, Ovo telah tersedia di lebih dari 400 pusat perbelanjaan di Indonesia. Ke depan, dia ingin untuk menggunakan teknologi QR Code, memungkinkan pengguna Ovo untuk melakukan pembayaran digital di warung-warung kecil.
Kerja sama Ovo dengan Bank Mandiri akan membantu keduanya untuk saling menambahkan jumlah pedagang atau merchant yang bisa menggunakan sistem pembayaran digital mereka.
"Bank Mandiri memiliki lebih dari 300 ribu merchant, sementara Ovo memiliki puluhan ribu merchant. Dengan kerja sama ini, pengguna Ovo akan bisa melakukan transaksi di merchant Mandiri dan sebaliknya," kata Adrian.
Dengan semakin banyaknya toko yang menerima pembayaran lewat Ovo, diharapkan hal ini juga akan menambah jumlah pengguna.
Selain Bank Mandiri, Ovo juga bekerja sama dengan Moka, startup yang menawarkan sistem POS (Point of Sales) untuk pedagang yang masih menggunakan sistem pembayaran tradisional. Moka sendiri telah digunakan oleh 10 ribu pedagang.
Sementara untuk memudahkan mengisi saldo Ovo, mereka bekerja sama dengan Alfamart. Kini, pengguna Ovo bisa mengisi saldo di 14 ribu cabang Alfamart. Ke depan, Adrian mengatakan, dia berharap Ovo akan bisa digunakan untuk membayar belanjaan yang di beli di Alfamart.
Ovo juga bekerja sama dengan Grab. Melalui kerja sama ini, pengguna Grab bisa menggunakan Ovo untuk melakukan pembayaran. Selain itu, pengguna juga akan bisa mengisi saldo Ovo dengan bantuan pengendara Grab.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News