Samsung mulai menggulirkan versi stabil dari One UI 5, dimulai dari Galaxy S22 series.
Samsung mulai menggulirkan versi stabil dari One UI 5, dimulai dari Galaxy S22 series.

Video Resmi One UI 5 Pamerkan Fitur Baru

Lufthi Anggraeni • 25 Oktober 2022 14:38
Jakarta: Samsung mulai menggulirkan versi stabil dari One UI 5, dimulai dari Galaxy S22 series, setidaknya versi smartphone unggulan perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut yang didukung oleh chipset Exynos.
 
Mengutip GSM Arena, terdapat daftar panjang smartphone Galaxy yang tengah diupayakan melalui program beta, sembari mengatasi bug sebelum mendapatkan versi stabil dari software baru itu.
 
Video perkenalan resmi berdurasi dua menit yang diunggah ke saluran YouTube menjelaskan secara singkat terkait versi terbaru dari antarmuka pengguna khas Samsung ini. Samsung menambahkan berbagai fitur kustomisasi pada One UI 5, baik secara manual maupun otomatis.

Penambahan fitur ini ditujukan agar perangkat baik ponsel maupun jam tangan cerdas dapat hadir dengan tampilan sesuai keinginan pengguna. Selain itu, juga terdapat sejumlah peningkatan praktis seperti widget tumpuk untuk menghemat ruang di homescreen.
 

 
Selain itu, untuk perangkat dengan layar lebih luas, seperti Galaxy Fold, One UI 5 ini berbekal bar tugas baru. One UI 5 juga mengombinasikan kendali Privacy dan Security ke dalam satu layar dengan pengingat otomatis saat mendeteksi hal mencurigakan terjadi.
 
Sebelumnya, Samsung akhirnya berupaya untuk menghadirkan Seamless Updates ke ponsel karyanya. Fitur, yang diperkenalkan di Pixel pada tahun 2016 lalu ini, ditemukan di banyak ponsel Android namun belum tersedia di perangkat Galaxy.
 
Fitur ini memungkinkan update untuk diinstal di partisi B saat pengguna menggunakan ponsel di partisi A. Kemudian, saat update selesai, pengguna hanya perlu melakukan restart, alih-alih harus merelakan ponsel karena tidak dapat digunakan selama menjalani seluruh proses update.
 
Sementara itu, Samsung dan TikTok berkolaborasi mengumumkan StemDrop, format baru untuk perekaman dan perpaduan musik di TikTok. Simon Cowell merupakan direktur kreatif di balik upaya ini, dan Syco Entertainment dan Universal Music Group juga mendukung upaya ini.
 
Stems merupakan blok bangunan dari lagu dam musik yang dijabarkan menjadi elemen seperti vokal, drum dan bass, dan TikTok merupakan menambahkan StemDrop Mixer untuk membantu pengguna untuk memadukan dan menghasilkan lagu sesuai keinginan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA