Meskipun begitu, tampaknya BBC berencana untuk membuat film ini tanpa seizin Rocksteady. Karena pada hari Kamis (21/05/2015) kemarin, Take-Two Interactive, induk perusahaan dari Rockstar Games telah menuntut BBC atas tuntutan pelanggaran hak cipta.
"Rockstar Games sama sekali tidak turun tangan dalam pembuatan film ini," tulis Take-Two. Take-Two menyebutkan bahwa tujuan mereka menuntut BBC adalah agar merek dagang mereka "tidak disalah gunakan dalam pembuatan film yang bercerita mengenai kejadian yang pernah terjadi sehubungan dengan Rockstar Games".
Mereka juga menyebutkan bahwa mereka telah beberapa kali berusaha menghubungi BBC untuk menyelesaikan masalah ini. Sayangnya, usaha Take-Two tidak membuahkan hasil. Karena itulah, mereka merasa bahwa masalah ini perlu dibawa ke pengadilan.
Saat diminta komentarnya mengenai tuntutan dari Take-Two, BBC menolak untuk berkomentar. Dalam Game Changer, BBC hendak menggambarkan kontroversi yang timbul akibat kekerasan eksplisit yang ada pada seri game GTA.
Film ini tampaknya akan fokus pada masalah yang ditimbulkan Jack Thompson, seorang pengacara yang merasa bahwa kekerasan dalam GTA mendorong para pemainnya untuk melakukan tindakan kriminal dalam dunia nyata dan telah mengadukan Rockstar ke pengadilan beberapa kali.
Proses syuting film ini dimulai pada bulan April lalu meski kapan film ini akan dirilis masih belum diketahui (Polygon/The Verge)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News