Penurunan harga ini membuat Pixel 9 kembali menarik perhatian, terutama bagi pengguna yang mengincar kombinasi kamera AI, software bersih, dan dukungan update panjang.
Harga Terbaru Google Pixel 9 Series (April 2026)
Berdasarkan pantauan di berbagai marketplace:
- Google Pixel 9 (12GB/128GB): Rp8,7 juta – Rp9,9 juta
- Google Pixel 9 (256GB): Rp11,9 juta – Rp13,1 juta
- Google Pixel 9 Pro (16GB/256GB): Rp14,5 juta – Rp16,3 juta
- Google Pixel 9 Pro XL: Rp17,5 juta – Rp19 juta
- Google Pixel 9 Pro Fold: Rp29 juta – Rp35 juta
Harga tersebut turun hingga sekitar 30 persen dibandingkan saat awal peluncuran pada 2024.
Turun Harga, Tapi Nilai Masih Tinggi
Meski bukan lagi rilisan terbaru, Pixel 9 masih menawarkan nilai yang kompetitif. Salah satu faktor utamanya adalah dukungan software panjang hingga tujuh tahun, menjadikannya salah satu perangkat Android paling future-proof di kelasnya.
Selain itu, kehadiran unit global ROM (Gopix) yang telah terdaftar IMEI turut mempermudah pengguna di Indonesia untuk menggunakan perangkat ini secara normal di semua operator.
Kamera AI Masih Jadi Andalan
Pixel 9 tetap unggul di sektor fotografi. Kamera utama 50MP didukung fitur berbasis kecerdasan buatan seperti Magic Editor, Best Take, dan Audio Magic Eraser.
Hasil foto yang natural dan konsisten membuatnya masih bersaing bahkan dengan smartphone terbaru di kelas harga Rp15 jutaan. Tak heran jika perangkat ini masih diminati content creator maupun pengguna kasual.
Performa dan Software Tetap Relevan
Ditenagai chipset Tensor G4, performa Pixel 9 memang tidak difokuskan untuk gaming berat, namun tetap stabil untuk penggunaan harian dan produktivitas.
Perangkat ini juga sudah menjalankan Android 16 dan dijanjikan mendapat update hingga Android 21. Dukungan ini menjadi nilai tambah dibanding banyak kompetitor yang hanya menawarkan 4–5 tahun pembaruan.
Layak Dibeli di 2026?
Dengan harga yang semakin turun, Pixel 9 kini berada di posisi menarik sebagai flagship “value buy”. Kombinasi kamera unggulan, sistem operasi bersih, serta update panjang membuatnya masih sangat relevan digunakan hingga beberapa tahun ke depan.
Namun, pengguna tetap disarankan membeli dari seller terpercaya dan memastikan perangkat memiliki IMEI resmi agar aman digunakan di Indonesia.
(Sheva Asyraful Fali)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News