Mengutip GSM Arena, Galaxy Z Flip3 akan menggunakan sistem operasi Android 11 dengan One UI 3.0, meski Google dikabarkan akan merilis Android 12 ke perangkat Pixel karyanya beberapa hari atau minggu setelah pengumuman Flip.
Ponsel ini berbekal layar internal berukuran 6,7 inci, beresolusi 1080 x 240 piksel dan refresh rate 120Hz, serta layar eksternal 1,9 inci 260 x 512 piksel. Bahan kaca di bagian belakang yang melipat menjadi dua dilapisi oleh Gorilla Glass Victus.
Soal prosesor, ponsel cerdas ini ditampilkan hadir dengan dukungan Qualcomm Snapdragon 888, didampingi oleh RAM 8GB dan ruang penyimpanan internal UFS 3.1 yang tidak dapat ditambahkan, dengan opsi kapasitas 128GB dan 258GB.
Selain itu, Samsung Galaxy Z Flip3 juga berbekal sensor pemindai sidik jari di bagian sisi bodi perangkat, serta sertifikasi tahan air IPx8, meski tidak tahan terhadap debu. Ponsel ini juga juga berbekal dukungan dual-SIM dengan nanoSIM dan eSIM, serta baterai berkapasitas 3.300mAh.
Perangkat ini mengusung ukuran 166 x 72,2 x 6,9mm saat dibuka, dan bobot 183 gram. Samsung Galaxy Z Flip3 diperkirakan akan ditawarkan dengan harga dari EUR1.099 (Rp18,7 juta) di Eurozone dan sekitar USD1.099 (Rp15,9 juta) di Amerika Serikat.
Samsung Galaxy Z Flip3 disebut akan ditawarkan dalam pilihan warna Phantom Black, Cream dan Lavender. Samsung telah menguji mekanisme engselnya sebanyak 200 ribu kali, artinya pengguna akan dapat memanfaatkan perangkat ini selama lebih dari lima tahun dengan menutup dan membukanya sebanyak 100 kali per hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News