Ilustrasi.
Ilustrasi.

Google Chrome Diam-Diam Unduh AI 4GB ke Laptop Pengguna, Ini Cara Kamu Tahu!

Cahyandaru Kuncorojati • 17 Mei 2026 12:00
Ringkasnya gini..
  • Google Chrome disebut otomatis mengunduh model AI Gemini Nano 4GB ke perangkat pengguna.
  • Model AI tersebut digunakan untuk fitur seperti “Help me write” dan AI summaries di Chrome.
  • Pengguna bisa mengecek keberadaan file AI dan mematikan fitur AI lewat pengaturan Chrome.
Jakarta: Google disebut diam-diam mengunduh model AI berukuran sekitar 4GB ke perangkat pengguna melalui browser Google Chrome tanpa notifikasi maupun persetujuan langsung.
 
Temuan tersebut pertama kali diungkap peneliti keamanan Alexander Hanff atau ThatPrivacyGuy. Dalam laporannya, Chrome diketahui otomatis menginstal model AI Gemini Nano dalam bentuk file bernama weights.bin yang tersimpan di folder OptGuideOnDeviceModel pada profil pengguna Chrome.
 
Dikutip dari situs MalwareBytes, proses download berlangsung otomatis ketika Chrome mendeteksi perangkat pengguna memenuhi spesifikasi hardware tertentu. Pengguna disebut tidak menerima pemberitahuan, permintaan izin, maupun notifikasi lain sebelum file AI tersebut diunduh ke laptop atau PC mereka.

Ukuran file yang mencapai sekitar 4GB membuat isu ini cepat ramai dibahas komunitas teknologi. Bagi pengguna dengan koneksi internet terbatas, kuota meteran, atau hotspot mobile, proses download otomatis tersebut dinilai berpotensi menghabiskan bandwidth tanpa disadari.
 

Gemini Nano Dipakai untuk Fitur AI Chrome

Gemini Nano merupakan model AI on-device milik Google yang digunakan untuk sejumlah fitur AI di Chrome.
 
Laporan tersebut menyebut model AI lokal itu dipakai untuk fitur seperti “Help me write”, sistem deteksi scam di perangkat, hingga Summarizer API yang dapat digunakan website tertentu langsung dari browser.
 
Beberapa fitur AI tersebut diketahui aktif secara default di versi Chrome terbaru. Namu menjadi perhatian karena file AI tersebut disebut bisa terunduh kembali meski sudah dihapus pengguna.
 
“Jika Anda menemukan file tersebut lalu menghapusnya, Chrome akan mengunduh ulang file itu kembali,” tulis laporan tersebut.
 
Selain ukuran file yang besar, laporan tersebut juga menyoroti aspek transparansi dan privasi pengguna.
 
Alexander Hanff menilai praktik instalasi otomatis model AI lokal tanpa persetujuan langsung berpotensi menimbulkan persoalan terkait regulasi privasi Uni Eropa seperti ePrivacy Directive dan GDPR yang mengatur transparansi serta penyimpanan data di perangkat pengguna.
 
Meski begitu, hingga saat ini belum ada putusan hukum terkait klaim tersebut. Laporan itu juga menyinggung bahwa meski Google disebut menghadirkan AI on-device untuk alasan privasi, beberapa fitur AI populer di Chrome ternyata tetap memproses data lewat server cloud Google.
 
Akibatnya, sebagian pengguna bisa mengira seluruh proses AI berjalan lokal di perangkat mereka, padahal beberapa fitur tetap mengirim data ke server cloud.
 

Cara Cek di Laptop

Pengguna Windows bisa memeriksa apakah model AI Gemini Nano sudah tersimpan di perangkat dengan membuka File Explorer lalu masuk ke:
 
-Pada bagian atas File Explorer ketik %LOCALAPPDATA%\Google\Chrome\User Data
-Jika terdapat folder bernama OptGuideOnDeviceModel, kemungkinan Chrome sudah pernah mengunduh model AI tersebut.
-Sementara untuk pengguna macOS, pengecekan bisa dilakukan melalui Finder lalu masuk ke: ~/Library/Application Support/Google/Chrome/
-Kemudian cari folder OptGuideOnDeviceModel.
 
Namun laporan tersebut menegaskan file ini bukan malware dan tidak berarti laptop pengguna terinfeksi virus.
 
Cara Mematikan Fitur AI di Chrome
Pengguna yang ingin mematikan fitur AI Chrome dengan langkah berikut:
 
-ketik chrome://settings/ai di kolom halaman situs/address bar
-Pada halaman yang muncul, pengguna bisa menonaktifkan beberapa fitur seperti:
 
-Help me write
-AI summaries
-On-device AI features
 
Pilihan menu dapat berbeda tergantung versi Chrome dan wilayah pengguna. Setelah fitur dimatikan, pengguna disarankan me-restart browser agar perubahan diterapkan.
 
Laporan itu juga menyebut pengguna sebenarnya tidak selalu perlu menghapus file AI yang sudah terunduh, kecuali memang membutuhkan ruang penyimpanan tambahan di perangkat.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA