medcom.id: Anthony Pompliano, mantan pegawai Snapchat, mendaftarkan tuntutan hukum ke Mahkamah Agung Los Angeles, California. Dalam tuntutan tersebut, dia mengklaim Snapchat telah memanipulasi data laporan pertumbuhannya.
Pada dokumen tuntutan hukum tersebut, Pompliano yang merupakan pimpinan divisi pertumbuhan perusahaan jejaring sosial itu menjelaskan, manipulasi data ini dilakukan Snapchat untuk meningkatkan nilai perusahaannya guna mendorong proses IPO yang akan dilakukannya.
Menurut Variety, Pompliano juga melaporkan pemecatan dirinya setelah 3 minggu bekerja adalah karena keputusannya untuk menolak melaksanakan rencana manipulasi data yang diinginkan Snapchat tersebut.
Sebelumnya, Pompliano mengemban jabatan serupa di perusahaan jejaring sosial pesaing Snapchat, yaitu Facebook. Pada dokumen tersebut juga tercantum bahwa Pompliano menyadari penerimaannya di Snapchat merupakan cara perusahaan tersebut untuk menggali informasi rahasia Facebook.
Pemecatan Pompliano terjadi setelah memberitahukan kesalahan representasi pada beberapa peningkatan pertumbuhan. Setelah pemecatan tersebut, Pompliano juga menyebut merasakan dampak negatif pada reputasinya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan