Samsung Display akan memasok lebih dari 70 persen panel layar OLED untuk Apple iPhone 14 series.
Samsung Display akan memasok lebih dari 70 persen panel layar OLED untuk Apple iPhone 14 series.

Lebih dari 70% Apple iPhone 14 Gunakan Panel OLED Samsung

Lufthi Anggraeni • 26 November 2022 11:59
Jakarta: Samsung Display merupakan pemain dominan di pasar OLED, dan salah satu alasan utama untuk dominasi ini adalah keputusan Apple untuk menggunakan panel dari karya perusahaan asal Korea Selatan tersebut pada iPhone karyanya.
 
Menurut laporan terbaru, Samsung akan memasok sekitar lebih dari 70 persen panel OLED untuk perangkat iPhone 14, termasuk iPhone 14 dan iPhone 14 Plus dengan panel reguler dan iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max dengan panel layar LTPO.
 
Mengutip GSM Arena, Apple berencana untuk memproduksi 120 juta unit seri smartphone terbarunya. Dari produk tersebut, setidaknya sebanyak 80 juta unit akan menggunakan panel karya Samsung, sedangkang lebih dari 20 juta unit lainnya akan menggunakan panel layar karya LG Display.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, 6 juta unit iPhone 14 akan menggunakan panel layar karya BOE, produsen panel layar terbesar asal Tiongkok. Mengutip GSM Arena, pemasok untuk jumlah unit yang tersisa dari iPhone 14 series ini belum diputuskan.
 
Laporan yang beredar juga mengungkap bahwa Samsung dan LG Display menyediakan panel untuk keempat model iPhone 14, sedangkan BOE hanya akan memproduksi panel OLED LPTS 6,1 inci yang digunakan oleh iPhone 14 reguler.
 
Dari 80 juta unit, Samsung Display diperkirakan akan mendukung lebih dari 60 juta unit iPhone 14 model Pro dengan panel layar karyanya, karena panel tersebut dinilai mampu menyuguhkan performa lebih baik dari prediksi.
 
LG Display dilaporkan menghadapi kendala di lini produksi, memungkinkan Samsung Display mendapatkan pangsa pasar lebih besar. Sementara itu soal BOE, penjualan kurang memuaskan dari iPhone 14 diperkirakan akan menimbulkan kekecewaan, namun BOE memiliki masalah lain dengan Apple.
 
Apple dilaporkan mempertimbangkan kembali kontrak dengan BOE setelah produsen asal Tiongkok ini melakukan penyesuaian desain sirkuit tanpa membahas terlebih dahulu dengan perusahaan raksasa teknologi berkantor pusat di Cupertino tersebut.
 
(MMI)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif