Samsung perluas fitur AirDrop via Quick Share ke Galaxy lama, namun ada syarat seperti aktivasi manual dan mode Everyone untuk transfer.
Samsung perluas fitur AirDrop via Quick Share ke Galaxy lama, namun ada syarat seperti aktivasi manual dan mode Everyone untuk transfer.

Samsung Perluas Fitur AirDrop ke Galaxy Lama, Tapi Ada Syarat Penting

Lufthi Anggraeni • 30 Maret 2026 20:12
Ringkasnya gini..
  • Samsung bawa fitur AirDrop ke Galaxy lewat Quick Share, dari Galaxy S26.
  • Dukungan akan diperluas ke HP Galaxy lama melalui update software.
  • Ada syarat seperti aktivasi manual dan mode Everyone agar fitur bisa digunakan.
Jakarta: Setelah resmi diluncurkan di seri Galaxy S26 pada tanggal 23 Maret 2026 lalu, Samsung dikabarkan mulai memperluas dukungan fitur berbagi file lintas perangkat ala AirDrop ke lebih banyak perangkat Galaxy, termasuk model lama.
 
Fitur ini hadir melalui peningkatan pada Quick Share, kini mampu terhubung dengan perangkat Apple seperti iPhone, iPad, dan Mac. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Samsung untuk menjembatani ekosistem Android dan iOS yang selama ini terpisah, sekaligus menyederhanakan proses transfer file antar perangkat berbeda platform.
 
Fitur yang pertama kali diperkenalkan pada seri Samsung Galaxy S26 ini mulai digulirkan melalui pembaruan perangkat lunak. Dengan pembaruan ini, pengguna Galaxy dapat mengirim file langsung ke perangkat Apple tanpa perlu aplikasi tambahan.

Namun, fitur ini tidak langsung tersedia secara luas. Samsung menyatakan bahwa dukungan AirDrop melalui Quick Share akan diperluas secara bertahap ke perangkat Galaxy lainnya, termasuk model lama, tetapi belum ada jadwal pasti untuk setiap perangkat.
 
Kendati terdengar seperti solusi praktis, terdapat beberapa ketentuan yang menjadi syarat dalam penggunaan fitur ini. Pertama, fitur tidak aktif secara default dan pengguna harus mengaktifkannya secara manual melalui pengaturan Quick Share dengan opsi Share with Apple devices.
 
Kedua, proses transfer hanya dapat berjalan jika kedua perangkat, Galaxy dan Apple, mengatur visibilitas ke mode Everyone. Artinya, perangkat harus terbuka untuk menerima file dari siapa saja dalam jangkauan.
 
Ketiga, fitur ini bergantung pada pembaruan software tertentu, berpotensi One UI versi terbaru, sehingga tidak semua perangkat lama akan langsung kompatibel meski secara hardware mendukung.
 
Integrasi ini memanfaatkan teknologi Quick Share milik Samsung yang dikembangkan bersama ekosistem Android. Sebelumnya, fitur kompatibilitas AirDrop sudah lebih dulu hadir di perangkat Google Pixel, dan kini mulai diperluas ke merek lain seperti Samsung.
 
Dengan memanfaatkan kombinasi Bluetooth untuk deteksi perangkat dan Wi-Fi Direct untuk transfer data, proses pengiriman file dapat berlangsung cepat dan stabil tanpa koneksi internet. Kehadiran fitur ini berpotensi menjadi terobosan penting, terutama bagi pengguna yang memiliki lebih dari satu ekosistem perangkat.
 
Selama ini, berbagi file antara Android dan iPhone seringkali memerlukan aplikasi tambahan atau metode yang kurang praktis. Namun, keterbatasan seperti aktivasi manual dan kebutuhan mode Everyone menunjukkan bahwa pengalaman pengguna masih belum sepenuhnya seamless seperti AirDrop asli di ekosistem Apple.
 
Ke depan, Samsung berpeluang untuk terus menyempurnakan fitur ini, termasuk memperluas dukungan ke lebih banyak perangkat serta menghadirkan opsi keamanan lebih fleksibel.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA