Foto: IBM
Foto: IBM

Modernisasi Sektor Energi Cirebon Pakai IBM Maximo

Mohamad Mamduh • 08 Mei 2026 13:43
Ringkasnya gini..
  • CEPR kini memanfaatkan kapabilitas Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) dari IBM Maximo.
  • Keandalan sistem ini telah teruji dalam kegiatan pemeliharaan unit pembangkit ultra-supercritical berkapasitas 1.000 MW milik CEPR selama 47 hari.
  • Penerapan teknologi digital ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk memperkuat pasokan energi dan mempercepat transformasi digital.
Jakarta: PT Cirebon Energi Prasarana (CEPR), produsen listrik swasta terkemuka di Jawa Barat, baru saja mencatatkan tonggak sejarah dalam industri energi nasional. CEPR secara resmi mengimplementasikan IBM Maximo untuk memperkuat budaya keselamatan kerja dan meningkatkan efisiensi operasional di fasilitas pembangkit listrik mereka.
 
Langkah ini menjadikan CEPR sebagai salah satu pembangkit listrik pertama di Indonesia yang menerapkan sistem Izin Kerja (Permit to Work/PTW) dan pengelolaan isolasi energi berbasis digital yang terintegrasi dalam skala besar. Transformasi ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Cohesive, mitra bisnis IBM di bawah naungan Bentley Systems.
 
CEPR kini memanfaatkan kapabilitas Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) dari IBM Maximo yang mencakup perencanaan keselamatan dan proses digitalisasi izin kerja secara menyeluruh. Penggunaan platform ini bertujuan untuk mengotomatisasi pengelolaan aset sekaligus memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan industri yang ketat.

Keandalan sistem ini telah teruji dalam kegiatan pemeliharaan unit pembangkit ultra-supercritical berkapasitas 1.000 MW milik CEPR selama 47 hari. Dalam periode tersebut, IBM Maximo berperan krusial dalam mengoordinasikan ribuan aktivitas kerja, mengelola izin kerja dalam jumlah besar, serta mengawasi ratusan kontraktor di bawah jadwal operasional yang sangat padat.
 
Andy Saputra, ICT Manager CEPR, menyatakan bahwa integrasi pengelolaan aset dan alur kerja ke dalam satu sistem terpusat ini merupakan cara baru dalam menjaga keandalan pembangkit.
“CEPR menetapkan standar baru bagi sektor energi di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus memodernisasi operasional demi ketahanan energi nasional,” ujarnya.
 
Senada dengan hal tersebut, Catherine Lian, General Manager and Technology Leader IBM ASEAN, menekankan pentingnya platform digital dalam meningkatkan kinerja infrastruktur vital. IBM berkomitmen mendukung transformasi sektor energi Indonesia agar berjalan lebih cerdas dan berkelanjutan.
 
Penerapan teknologi digital ini sejalan dengan agenda pemerintah untuk memperkuat pasokan energi dan mempercepat transformasi digital pada infrastruktur kritikal.
 
Mengingat sektor energi menyumbang hampir 10% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, peningkatan efisiensi di sektor ini memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, aktivitas industri, dan penciptaan lapangan kerja secara luas.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA