Mengutip GSM Arena, salah satu peningkatan utama pada generasi kedua ini terletak pada sektor dapur pacu. Xiaomi membekali perangkat ini dengan prosesor quad-core Cortex-A55, menggantikan generasi sebelumnya yang lebih lama.
Chipset baru ini diklaim memberikan peningkatan performa lebih mulus, didukung GPU Mali-G31 MP2 untuk pengolahan grafis. Konfigurasi memori masih tergolong standar, yaitu RAM 1GB dan penyimpanan internal 8GB, cukup untuk kebutuhan streaming dan aplikasi ringan.
Dari sisi tampilan, Xiaomi TV Stick HD 2nd Gen mendukung resolusi hingga Full HD 1080p pada 60fps, dengan tambahan dukungan HDR10+ untuk kualitas gambar lebih hidup. Teknologi HDR ini memungkinkan kontras lebih baik serta warna lebih tajam, memberikan pengalaman menonton lebih imersif meski belum mencapai resolusi 4K.
Perangkat ini berjalan menggunakan Google TV, menyediakan akses ke ribuan aplikasi seperti Netflix, YouTube, dan Prime Video. Selain itu, pengguna juga bisa memanfaatkan fitur seperti Chromecast built-in untuk casting dari smartphone, Google Assistant melalui remote, dukungan Wi-Fi dual-band (2.4GHz & 5GHz), dan konektivitas Bluetooth untuk perangkat tambahan.
Dengan sistem ini, pengalaman navigasi menjadi lebih modern dan personal. Untuk urusan audio, Xiaomi menyematkan dukungan Dolby Audio dan DTS:X, memberikan kualitas suara lebih kaya dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
Hal ini membuat perangkat tetap relevan untuk kebutuhan hiburan, baik menonton film, serial, maupun konten streaming lainnya. Xiaomi TV Stick HD 2nd Gen hadir sebagai upgrade yang cukup signifikan di kelas entry-level.
Dengan chipset lebih baru, dukungan HDR10+, serta sistem Google TV, perangkat ini menawarkan kombinasi performa dan fitur seimbang untuk pengguna yang ingin meningkatkan TV lama tanpa biaya besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News