Pada tahun 2026, pengguna perlu menghindari dukungan HDD, RAM 4GB, prosesor dual-core, dan layar HD saat memilih laptop.
Pada tahun 2026, pengguna perlu menghindari dukungan HDD, RAM 4GB, prosesor dual-core, dan layar HD saat memilih laptop.

Hindari Laptop dengan Spesifikasi Ini di Tahun 2026, Bisa Bikin Lemot untuk Pemakaian Harian

Lufthi Anggraeni • 23 Mei 2026 11:32
Ringkasnya gini..
  • Hindari laptop dengan HDD, RAM 4GB, prosesor dual-core lama, dan layar HD 720p pada tahun 2026.
  • Minimal pilih laptop dengan SSD NVMe, RAM 8GB yang bisa di-upgrade, serta layar Full HD IPS.
  • Port USB Type-C dan webcam HD kini menjadi fitur penting untuk penggunaan modern.
Jakarta: Memilih laptop di tahun 2026 tidak bisa lagi hanya berdasarkan harga murah atau merek populer. Perkembangan software modern, kebutuhan multitasking, serta meningkatnya penggunaan aplikasi berbasis AI membuat spesifikasi laptop lama semakin cepat terasa usang.
 
Banyak laptop berharga terjangkau di pasaran masih menggunakan komponen lawas seperti harddisk mekanik, RAM kecil, hingga prosesor dual-core generasi lama. Sekilas perangkat tersebut terlihat menarik karena harga lebih rendah.
 
Namun dalam penggunaan sehari-hari, performa laptop tersebut bisa terasa sangat lambat bahkan untuk aktivitas dasar seperti browsing, membuka dokumen, atau meeting online. Agar tidak salah beli, berikut beberapa spesifikasi yang sebaiknya langsung dicoret dari daftar belanja laptop pada tahun 2026.

Komponen Internal yang Harus Dihindari

Penyimpanan HDD atau eMMC

Laptop dengan HDD mekanik atau penyimpanan eMMC sudah tidak ideal digunakan sebagai perangkat utama pada 2026. Kecepatan baca dan tulis HDD jauh lebih lambat dibandingkan dengan SSD modern, sehingga proses booting, membuka aplikasi, hingga transfer file terasa lamban.

Sementara itu, penyimpanan eMMC biasanya ditemukan pada laptop entry-level dengan performa terbatas. Jenis storage ini memang lebih murah, tetapi kecepatannya jauh tertinggal dibandingkan dengan SSD NVMe modern.
 
Karena itu, pengguna perlu memastikan laptop yang dipilih minimal sudah menggunakan SSD NVMe agar sistem operasi dan aplikasi dapat berjalan lebih responsif.

RAM 4GB (Atau kurang)

Kapasitas RAM 4GB kini sudah tidak memadai untuk kebutuhan modern. Membuka banyak tab browser, aplikasi meeting online, atau software produktivitas dapat langsung membuat sistem kehabisan memori.
 
Selain kapasitas kecil, pengguna juga perlu berhati-hati terhadap laptop dengan RAM 8GB yang disolder permanen tanpa slot tambahan. Untuk penggunaan jangka panjang, laptop seperti ini akan lebih sulit di-upgrade ketika kebutuhan meningkat di masa depan.
 
Idealnya, pengguna perlu memilih laptop dengan RAM minimal 8GB yang masih memiliki opsi ekspansi agar perangkat tetap relevan digunakan beberapa tahun ke depan.

Prosesor Dual-Core atau Generasi Terlalu Tua

Laptop dengan prosesor dual-core seperti Intel Celeron lama, Pentium, atau seri Core i3 dan Ryzen 3 keluaran lama sebaiknya mulai dihindari. Perangkat dengan jumlah inti terbatas akan kesulitan menjalankan multitasking modern dan aplikasi berbasis AI ringan.
 
Sebagai standar minimum pada tahun 2026, pengguna disarankan memilih prosesor Intel Core i3 atau Core i5 generasi 12, 13, atau 14 ke atas. Untuk AMD, minimal gunakan Ryzen 3 atau Ryzen 5 seri 7000 ke atas agar performa tetap nyaman untuk beberapa tahun mendatang.

Fitur dan Layar yang Harus Dihindari

Layar Resolusi di bawah 1080p (HD 720p)

Layar dengan resolusi 1366 x 768 piksel atau HD 720p kini sudah terasa sempit dan kurang nyaman digunakan dalam jangka panjang. Resolusi rendah membuat tampilan teks kurang tajam dan area kerja menjadi terbatas.
 
Untuk pengalaman penggunaan lebih baik, minimal pilih laptop dengan layar Full HD 1920 x 1080 piksel. Panel IPS juga lebih direkomendasikan karena menawarkan sudut pandang lebih luas dan warna lebih konsisten.

Tanpa Port USB Type-C

USB Type-C kini menjadi standar penting di berbagai perangkat modern. Port ini digunakan untuk transfer data cepat, pengisian daya, hingga koneksi monitor eksternal dan aksesori tambahan. Laptop tanpa USB Type-C berpotensi menyulitkan pengguna dalam beberapa tahun ke depan karena semakin banyak perangkat modern mulai meninggalkan port lama.

Kamera Webcam Resolusi Rendah

Kebutuhan meeting dan kelas online membuat kualitas webcam menjadi semakin penting. Webcam VGA atau kamera 0,3 MP kini sudah terasa kurang layak karena menghasilkan gambar buram dan detail rendah.
 
Pengguna disarankan untuk setidaknya memilih laptop dengan webcam HD 720p, atau lebih ideal lagi Full HD 1080p agar kualitas video call terlihat lebih jernih dan profesional.

Sesuaikan Laptop dengan Kebutuhan

Selain menghindari spesifikasi lawas, pengguna juga perlu menyesuaikan laptop dengan kebutuhan utama. Laptop untuk pelajar, pekerja kantoran, desain grafis, editing video, hingga gaming tentu membutuhkan konfigurasi berbeda.
 
Dengan memilih spesifikasi yang tepat sejak awal, pengguna dapat menghindari pengeluaran tambahan akibat laptop cepat lemot atau harus diganti dalam waktu singkat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA