Ups, OnePlus Dilarang Dijual di India

Insaf Albert Tarigan • 18 Desember 2014 08:55
medcom.id: India tampaknya bukan tempat yang ramah bagi dua perusahaan Tiongkok, Xiaomi dan OnePlus. Keduanya mengalami nasib sial yang sama; produk mereka dilarang dijual karena melanggar hukum.
 
Pengadilan Tinggi Delhi kemarin mengeluarkan putusan larangan penjualan OnePlus One, tepat pada hari ulang tahun pertamanya, karena melanggar kontrak eksklusif antara Micromax dengan Cyanogen. Micromax, salah satu vendor di India, berencana meluncurkan smartphone Micromax Yu yang menjalankan Android CyanogenMod pada hari ini, Kamis, 18 Oktober.
 
Seperti kita tahu, OnepLus One juga menggunakan sistem operasi yang sama. Micromax berargumen, mereka mengeluarkan biaya besar untuk membuat merek eksklusif dengan menawarkan ponsel yang menjalankan sistem operasi Cynogen kepada pelanggan India.

Karena itu, Micromax merasa dirugikan jika OnePlus diizinkan untuk melakukan pelanggaran atas kesepakatan antara Micromax dan Cyanogen.
 
Atas tuntutan tersebut, Pengadilan Tinggi Delhi memutuskan untuk menahan impor dan pemasaran OnePlus di India, dan melarang mereka menjual stok dengan branding Cyanogen ke seluruh negeri.
 
OnePlus berdalih, mereka baru mengetahui kontrak eksklusif Cyanogen dua pekan sebelum meluncurkan produk di India, dan sejak saat itu berjanji untuk membuat OS sendiri yang berbasis Android 5.0 Lollipop pada Februari 2015.
 
Sebelumnya, Xiaomi juga mengalami nasib yang sama. Produk mereka yang menggunakan chipset MediaTek dilarang dijual di India karena diduga melanggar paten Ericcson. (The Next Web)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA