Nadella akan menjadi salah satu pemimpin teknologi yang datang di World Economic Forum di Davos. Dia akan membahas tentang kekhawatiran akan pengembangan AI oleh berbagai perusahaan teknologi saat ini akan menggantikan manusia sebagai pekerja dan bukannya membantu manusia.
Nadella berkata, dia telah memperingatkan Microsoft dan perusahaan teknologi lain untuk tidak menunjukkan kemampuan AI dengan mempermalukan pekerja manusia.
"Kebutuhan dasar setiap orang adalah untuk dapat memanfaatkan waktunya dengan efektif dan bukannya, 'biarkan kami menggantikan Anda'," kata Nadella pada Bloomberg dalam konferensi DLD di Munich.
Bos Microsoft tersebut menegaskan kepercayaannya bahwa tahun 2017 dan 2018 akan menjadi tahun pendemokrasian AI. Microsoft kini sedang berusaha untuk mengembangkan AI melalui platform pembelajran mesin berbasia Azure, Cortana Intelligence Suite dan Azure Cognitive Services.
Selain itu, Micosoft juga menggabungkan unit Riset Microsoft dengan Kecerdasan Buatan, yang membuat para peneliti bekerja berdampingan dengan tim teknisi dari Cortana, Bing, Ambient Computing dan Robotics.
Komentar Nadella muncul setelah Microsoft mengakuisisi startup AI dari Kanada, Maluuba. Dia mengakui, pencapaian Amazon dan Google dalam bidang AI adalah sesuatu yang hebat, tapi dia berkata, Microsoft unik karena mereka fokus untuk memberikan developer tool yang mereka gunakan untuk membuat sistem cerdas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News