CEO Samsung Kepergok Gunakan Galaxy Note 9

Lufthi Anggraeni 17 Juli 2018 11:07 WIB
samsung
CEO Samsung Kepergok Gunakan Galaxy Note 9
CEO Samsung tertangkap kamera menggunakan Galaxy Note 9 di ruang publik.
Jakarta: Tiga minggu sebelum Galaxy Note 9 resmi diluncurkan, CEO Samsung DJ Koh tertangkap kamera menggunakan smartphone generasi terbaru karya perusahaan yang dipimpinnya di ruang publik.

Kemunculannya di ruang publik tersebut turut mengonfirmasi modifikasi yang dilakukan Samsung pada Galaxy Note 9. Gambar yang beredar belum mampu menampilkan banyak informasi terkai smartphone ini selain kompatibilitasnya dengan S Pen.

Selain itu, perangkat yang digunakan oleh sang CEO menggunakan casis yang dengan jelas terlihat berbekal lubang untuk layout belakang baru, termasuk kamera belakang ganda dan sensor pemindai sidik jari di bagian bawahnya.


Selain modifikasi penempatan sensor ini, Galaxy Note 9 juga diprediksi akan hadir dengan garis desain serupa pendahulunya, Note 8.

Bahkan bagian depan Note 9 disebut berbekal bezel berukuran sedikit lebih kecil dari Note 9, menjadi satu-satunya pembeda desain bagian depan kedua perangkat ini.

Namun, Samsung diperkirakan akan menawarkan perangkat unggulan barunya dalam lebih banyak pilihan warna, dan beberapa di antaranya dibekali dengan S Pen berwarna kontras. Sebagai contoh, Galaxy Note 9 berwarna biru akan dibekali dengan S Pen berwarna emas.

Menyoal spesifikasi internal, ponsel cerdas ini didukung prosesor Exynos 9810, sedangkan versi internasional akan menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 845.

Untuk kombinasi RAM dan ruang penyimpanan internal, Samsung dikabarkan akan menyediakan dua versi yaitu RAM 6GB dan ruang penyimpanan 64GB, serta 8GB dan 256GB yang kerap dirumorkan ini.

Samsung Galaxy Note 9 akan menggunakan sistem operasi Android 8.1 Oreo dengan sentuhan Samsung Experience, dan dibekali dengan baterai berkapasitas 4.000 mAh. Untuk harga dan ketersediaan, Galaxy Note 9 dikabarkan akan mulai dipasarkan di Amerika Serikat dengan harga USD960 (Rp13,7 juta).



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.