Netizen Berdoa, #staystrong @AirAsia #QZ8501

Riandanu Madi Utomo • 28 Desember 2014 14:13
medcom.id: Berita mengenai hilangnya kontak pesawat Air Asia yang terbang dari Surabaya menuju Singapura hari ini telah tersebar di berbagai media sosial dan diberitakan oleh media besar dunia. Pesawat dengan nomor penerbangan QZ8501 yang dilaporkan hilang kontak pada pukul 7.24 pagi tadi pun sontak menjadi bahan pembicaraan di sosial media seperti Twitter dan Facebook, bahkan #QZ8501 sempat menjadi tranding topic di Twitter hari ini.
 
Berbagai reaksi dan spekulasi pun muncul dari para pengguna media sosial. Banyak di antara mereka yang yang mengucapkan bela sungkawa dan mengajak pengguna media sosial lainnya untuk mendoakan agar pesawat tersebut selamat. Salah satunya datang dari Malaysia Airlines yang juga pernah mengalami tragedi serupa saat MH370 hilang pada 8 Maret lalu, dan MH17 ditembak jatuh di Ukraina pada 17 Juli. Mereka menggunakan tanda pagar #staystrong.
 

#staystrong @AirAsia - Our thoughts and prayers are with all family and friends of those on board QZ8501.

— Malaysia Airlines (@MAS) December 28, 2014
Tidak hanya ucapan bela sungkawa, berbagai spekulasi dan teori pun muncul dari para netizen. Seperti halnya yang diungkapkan oleh Rodrigo yang mengomentari gambar yang diduga sebagai detik-detik terakhir pesawat tersebut muncul di radar.
 

Leaked radar image shows #QZ8501 last seen on radar climbing to 36300ft at just 353kt = Stalling pic.twitter.com/AUVGc0eNuO

— Rodrigo (@RodrigoEBR) December 28, 2014

Sejauh ini, pihak AirAsia masih melakukan pencarian terhadap pesawat Airbus A320-200 bernomor registrasi PK-AXC tersebut. Air Asia juga membuka jalur kontak untuk para keluarga penumpang pesawat. Perkembangan terakhir yang diberikan oleh pihak AirAsia mengatakan bahwa pesawat tersebut diduga hilang akibat cuaca buruk. Air Asia juga merilis daftar penumpang, pilot dan awak kabin pesawat yang hilang tersebut di halaman Facebook-nya.
 
Netizen Berdoa, #staystrong @AirAsia #QZ8501

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABE)




TERKAIT

BERITA LAINNYA