Secara sederhana, Pegasus merupakan sebuah alat penyadap yang berfungsi ntuk menyebarkan spyware. Perlu diketahui, Pegasus merupakan sebuah spyware yang cukup ditakutkan untuk kalangan industri digital sekarang.
Alfons Tanujaya, IT Consultant Vaksincom menjelaskan bahwa Pegasus merupakan sebuah Malware yang mempunyai cara kerja selaras seperti malware pada umumnya. Namun, yang membedakan Pegasus dengan Malware yang lain adalah Pegasus ini merupakan malware tingkat tinggi.
“Pegasus ini sebenarnya Malware, jadi dia punya alur kerja untuk menyebarkan software-software. Bisa dibilang Pegasus ini adalah malware tingkat tinggi, kemampuannya cukup sakti jika dibandingkan dengan malware yang lain,” jelas Alfons kepada Medcom.id.
Layaknya spyware, maka mempunyai alur kerja untuk memantau aktivitas perangkat yang sudah diretas atau tersadap oleh malware tersebut. Jadi, pelaku akan mendapatkan beberapa informasi penting dan sensitif dari perangkat yang disadap.
Namun, tidak sembarangan orang bisa mempunyai alat ini. Alat tersebut merupakan alat yang sangat mahal, sehingga para pengguna akan memanfaatkan penggunaan Pegasus untuk hal yang lebih besar daripada menyadap HP atau perangkat orang pada umumnya.
“Pegasus ini mahal. Tidak semua orang punya alat ini, dan bukan sembarangan orang yang memiliki alat ini. Jadi, kalau orang menggunakan Pegasus untuk meretas HP atau laptop tidak akan balik modal,” ucap Alfons.
“Biasanya, mereka (Penjahat Siber) menggunakan Pegasus ini untuk memantau orang-orang yang mempunyai profil tinggi atau High Profile. Contohnya, jajaran menteri pertahanan, presiden, dan orang-orang yang mempunyai jabatan tinggi dan bekerja di skala yang besar,” lanjutnya.
Hanya ada cara untuk meminimalisir serangan dari Pegasus. Alfons menjelaskan bahwa untuk setiap perusahaan atau organisasi besar dan berdampak diharapkan untuk selalu mengaktifkan enkripsi tingkat tinggi dan banyak, sehingga para penjahat akan kesulitan untuk menjebol data yang sudah dilindungi. (Christopher Louis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News