TikTok resmi menghadirkan paket Ad-Free di Inggris dengan biaya GBP3,99 per bulan untuk pengalaman bebas iklan dan privasi lebih baik.
TikTok resmi menghadirkan paket Ad-Free di Inggris dengan biaya GBP3,99 per bulan untuk pengalaman bebas iklan dan privasi lebih baik.

TikTok Mulai Gelar Paket Berlangganan Gak Ada Iklan

Lufthi Anggraeni • 12 Mei 2026 08:38
Ringkasnya gini..
  • TikTok meluncurkan paket berlangganan bebas iklan di Inggris seharga GBP3,99 per bulan.
  • Pengguna Ad-Free tidak akan melihat iklan dan datanya tidak dipakai untuk kebutuhan periklanan.
  • Model ini disebut sebagai pendekatan consent or pay terkait regulasi privasi digital di Inggris.
Jakarta: TikTok resmi memperkenalkan paket langganan baru bernama TikTok Ad-Free untuk pengguna di Inggris. Melalui layanan ini, pengguna dapat menikmati pengalaman menggunakan TikTok tanpa iklan dengan membayar biaya berlangganan bulanan.
 
Mengutip GSM Arena, paket berlangganan tersebut mulai diluncurkan secara bertahap untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas di Inggris mulai Mei 2026. TikTok menetapkan harga langganan sebesar GBP3,99 per bulan atau sekitar Rp85 ribuan tergantung kurs.
 
TikTok menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya memberikan lebih banyak pilihan kepada pengguna terkait cara mereka menikmati platform. Pengguna yang tidak ingin berlangganan tetap dapat menggunakan TikTok secara gratis seperti biasa dengan sistem iklan personalisasi.

Menurut TikTok, pengalaman inti aplikasi tidak akan berubah baik untuk pengguna gratis maupun pelanggan Ad-Free. Seluruh pengguna tetap memperoleh akses ke fitur, kreator, dan konten yang sama tanpa pembatasan tambahan.
 
Perbedaan utama hanya terletak pada hilangnya iklan di feed pengguna berlangganan. Selain menghapus iklan, TikTok juga menyebut data pengguna pelanggan Ad-Free tidak akan digunakan untuk kebutuhan periklanan.
 
Langkah ini dinilai berkaitan dengan regulasi privasi Inggris dan GDPR yang kian ketat terhadap penggunaan data personal untuk iklan tertarget. Sejumlah pengamat industri menyebut model ini sebagai pendekatan consent or pay.
 
Pendekatan ini memberikan pengguna pilihan antara menerima iklan personalisasi atau membayar biaya berlangganan untuk pengalaman lebih privat dan bebas iklan. Pendekatan serupa sebelumnya telah diterapkan Meta pada Facebook dan Instagram di beberapa wilayah Eropa dan Inggris.
 
TikTok menegaskan keberadaan versi gratis tetap penting karena iklan masih menjadi sumber utama pendapatan platform sekaligus membantu pertumbuhan bisnis kecil dan menengah di Inggris. TikTok mengklaim investasi iklan di platform miliknya telah membantu UKM Inggris dalam menghasilkan miliaran poundsterling dan mendukung puluhan ribu lapangan kerja.
 
Meski begitu, kebijakan ini juga memunculkan kritik dari sejumlah pengamat privasi digital. Beberapa pihak menilai sistem bayar untuk privasi berpotensi menciptakan internet dua tingkat, dengan pengguna yang mampu membayar mendapatkan kontrol privasi lebih besar dibandingkan dengan pengguna gratis.
 
Hingga saat ini TikTok belum mengonfirmasi paket Ad-Free akan diperluas ke negara lain termasuk Amerika Serikat dan kawasan Asia. Namun laporan menyebut TikTok sebenarnya sudah menguji konsep ini sejak tahun 2023 sebelum akhirnya resmi diluncurkan di Inggris.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA