Pameran tersebut membentang di distrik Nangang dan Xinyi yang dikenal sebagai pusat inovasi dan bisnis teknologi di Taipei. Computex 2026 menargetkan skala yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya dengan menghadirkan sekitar 1.500 peserta pameran dari seluruh dunia yang menempati 6.000 booth.
Pameran ini menampilkan ekosistem teknologi yang terintegrasi mulai dari desain semikonduktor, infrastruktur komputasi canggih, sistem robotika, hingga berbagai aplikasi kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan nyata.
Pra-registrasi pengunjung kini telah dibuka bagi profesional industri dari berbagai negara. Computex 2026 mengangkat tema AI Together, menyoroti perkembangan ekosistem kecerdasan buatan secara global.
Fokus utama pameran mencakup tiga bidang utama, yaitu AI & Computing, Robotics & Mobility, serta Next-Gen Tech. Pameran ini menggambarkan fase penting dalam komersialisasi teknologi AI dan perluasan infrastruktur komputasi modern.
Ekosistem teknologi yang ditampilkan mencakup seluruh rantai nilai industri AI, dari desain chip, komputasi berperforma tinggi, hingga implementasi aplikasi AI di berbagai sektor industri. Sejumlah perusahaan teknologi global dipastikan berpartisipasi dalam acara ini.
Produsen perangkat seperti Asus, Acer, MSI, Gigabyte, BenQ, dan ASRock akan memamerkan sistem komputasi dan platform AI terintegrasi. Sementara itu, perusahaan manufaktur teknologi seperti Foxconn, Compal, Pegatron, dan Wiwynn akan menampilkan kemampuan integrasi sistem dan produksi berskala besar untuk mendukung penerapan AI secara global.
Selain itu, perusahaan teknologi seperti MediaTek, Intel, Vertiv Taiwan, dan Delta akan memperlihatkan solusi menyeluruh mulai dari prosesor AI dan pusat data hingga sistem energi cerdas dan infrastruktur berkelanjutan.
Sementara itu, sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan global terhadap otomatisasi dan sistem cerdas, Computex 2026 juga menghadirkan zona khusus seperti Robotics Zone dan TechXperience Zone di TWTC Hall 1.
Zona ini akan menampilkan inovasi terbaru dalam bidang robotika AI, visi mesin, sistem tertanam, serta berbagai aplikasi pintar yang dapat digunakan di berbagai sektor. Perusahaan seperti Intel, Yuan, Texas Instruments, Solomon, dan E Ink dijadwalkan memamerkan teknologi terbaru mereka dalam bidang tersebut.
Teknologi robotika kini tidak lagi terbatas pada sektor manufaktur, tetapi juga mulai diterapkan di bidang kesehatan, logistik, ritel, dan berbagai lingkungan sehari-hari. Hal ini menunjukkan potensi besar AI dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi di berbagai industri.
Computex juga akan kembali menghadirkan InnoVEX, platform yang mempertemukan startup global, perusahaan modal ventura, akselerator bisnis, serta paviliun nasional dari berbagai negara. Sebagai informasi, InnoVEX dikenal sebagai gerbang inovasi yang menghubungkan pasar teknologi Asia dengan komunitas startup internasional.
Platform ini mendorong kolaborasi lintas negara sekaligus mempercepat komersialisasi teknologi baru. Sementara itu, agenda COMPUTEX Keynote dan Forum juga akan kembali digelar dengan skala lebih besar.
Acara ini akan menghadirkan pemimpin industri dari berbagai sektor dalam rantai pasok AI, mulai dari perusahaan semikonduktor hingga pengembang aplikasi teknologi. Diskusi akan berfokus pada berbagai isu penting seperti skalabilitas AI, kesiapan infrastruktur teknologi, tantangan keberlanjutan, serta arah perkembangan pasar teknologi di masa depan.
Selain itu, penyelenggara TAITRA juga akan mengadakan berbagai kegiatan tambahan seperti pertemuan bisnis, tur pameran terpandu, program keberlanjutan ESG Go, hingga kompetisi pitching startup.
Acara ini juga akan melibatkan media global dan influencer teknologi untuk memperluas jangkauan diskusi industri secara internasional. Sebagai pengingat, Computex telah diselenggarakan sejak 1981 dan berkembang menjadi salah satu pameran teknologi terbesar di dunia.
Setiap tahun, acara ini menarik lebih dari 40.000 pembeli internasional dan menjadi platform peluncuran berbagai inovasi teknologi global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News