Google dilaporkan melakukan perubahan desain pada saluran pemrosesan video iOS karyanya saat ini, sehingga dapat memanfaatkan metode streaming yang memproses tiap frame dari video saat proses perekaman berlangsung.
Phone Arena melaporkan, sebelumnya Google tidak berencana untuk meluncurkan aplikasi Motion Still pada platform Android. Namun, keputusan Google berubah, setelah sejumlah penggemar dengan vokal meminta kehadiran aplikasi tersebut.
Aplikasi ini kompatibel dengan perangkat pengguna sistem operasi Android 5.1 dan selanjutnya. Hal ini berarti hampir seluruh perangkat Android yang tersedia di pasar saat ini dapat menikmati fungsi yang ditawarkan aplikasi tersebut.
Motion Still merupakan aplikasi yang memungkinkan pengguna mengubah rekaman menjadi klip singkat dan dapat dibagikan. Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk merekam Motion Still berdurasi singkat, atau merekam dengan durasi lebih lama melalui fitur baru bernama Fast Forward.
Saat pengguna Android merekam video berdurasi lebih lama, mereka dapat menggunakan Fast Forward untuk mempercepat dan meringkaskannya menjadi video berdurasi singkat. Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mempercepat waktu putar dari 1x menjadi 8x setelah perekaman selesai.
Aplikasi Android ini juga dilengkapi dengan algoritma pemotongan lebih baik, diklaim mampu mencegah perekaman tidak sengaja dan saat disimpan di saku. Selain itu, aplikasi ini juga dilengkapi dengan fungsi stabilisasi.
Motion Still versi Android tersedia secara gratis via Google Play Store, dan dapat berfungsi dengan baik pada perangkat pengguna sistem operasi Android 5.1 dan versi sistem operasi lebih baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News